banner 468x60 banner 468x60

Monitoring PTM, Dinkes Pontianak Uji Swab di Sekolah

  • Bagikan
Suasana pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Pontianak. Ist
Suasana pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Pontianak. Ist

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus melakukan testing dan tracing untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.

Langkah-langkah pengawasan juga dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan melakukan uji swab secara sampling.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menjelaskan, untuk pelaksanaan uji swab, satu puskesmas mengambil sampling 20 sample dari satu sekolah, baik tingkat SD maupun SMP.

“Kita sudah mulai lakukan uji swab di wilayah Kecamatan Pontianak Timur sebanyak 60 orang dan hasilnya alhamdulillah negatif semua,” ujarnya, Rabu (29/9/2021).

Selanjutnya, sambung dia, pihaknya masih berproses melakukan pengawasan selama PTM berjalan untuk monitoring apakah ada siswa yang sakit serta melakukan uji swab untuk memastikan apakah ada siswa atau guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

“Jadi sifatnya adalah pemantauan dan monitoring selama PTM berjalan,” ungkapnya.

Sidiq menyatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan siswa atau guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama PTM berlangsung.

Selain monitoring PTM di sekolah-sekolah, pada kegiatan Operasi Patuh Kapuas 2021 yang digelar Polresta Pontianak Kota, pihaknya juga menjaring pengendara yang tidak mengenakan masker.

Dari sejumlah 13 pengendara yang tidak mengenakan masker, pihaknya melakukan uji swab terhadap mereka.

“Hasilnya ada seorang pengendara yang terkonfirmasi positif tetapi dengan CT masih terbilang tinggi yang diduga sisa-sisa Covid-19 yang pernah diidap bersangkutan,” terangnya.

Kemudian hari berikutnya, Operasi Patuh kembali menjaring 20 pengendara tanpa masker. Mereka diharuskan menjalani uji swab untuk mengetahui apakah ada yang terkonfirmasi positif atau tidak.

“Dari 20 orang tersebut, hasil keseluruhannya negatif Covid-19,” jelas Sidiq.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: