banner 468x60 banner 468x60

Urutan ke 11, Persentase Vaksinasi Bengkayang Baru Capai 14, 33%

  • Bagikan
Salah satu warga Bengkayang melakukan vaksinasi di Kantor Bupati Bengkayang. Rabu (29/9/2021). Baruna
Salah satu warga Bengkayang melakukan vaksinasi di Kantor Bupati Bengkayang. Rabu (29/9/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang, I Made Putra mengatakan, sampai saat ini total warga Bengkayang sudah dilakukan vaksin, baru mencapai 14,33 persen.

Angka persentase tersebut berdasarkan data cakupan vaksinasi Covid-19 Kalbar sampai dengan tanggal 28 September 2021. Data ini dikeluarkan oleh KPCPEN, pukul 18.00 Wib, Dinkes Provinsi Kalimantan Barat.

Dikatakan Made, Kabupaten Bengkayang memasuki urutan ke 11 dalam persentase vaksinasi saat ini, dari 14 kabupaten di Kalimantan Barat.

“Kita urutan ke 11, dengan jumlah 14,33%,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Sementara itu, dari data tersebut menunjukkan Kota Pontianak dan Singkawang pada urutan ke satu dan dua. Dengan masing-masing jumlah persentase 44,26% dan 27,99%.

“Posisi urutan terakhir diduduki oleh Kabupaten Sambas dengan jumlah persentase 12,57%,” ujarnya.

Made berharap, pendistribusian dosis vaksinasi dari pusat dan pemprov ke setiap daerah kabupaten dapat berjalan dengan baik dan lancar. Terutama di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia termasuk Kabupaten Bengkayang.

Hal ini ditekankannya mengingat daerah perbatasan menjadi atensi Pemerintah Pusat dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Semoga percepatan vaksinasi dapat terus berjalan, dan angka persentase vaksinasi terus meningkat, dan daerah perbatasan selalu diprioritaskan,” harapnya.

Ditambahkannya, saat ini di Kabupaten Bengkayang terus-menerus melakukan vaksinasi disetiap wilayah kecamatan untuk memaksimalkan dosis vaksin yang tersedia dan menyasar masyarakat yang belum menerima vaksin.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang mendorong jumlah dosis vaksin covid-19 segera ditambah. Guna percepatan vaksinasi berjalan maksimal dan sesuai harapan.

Pasalnya, selama ini jumlah dosis yang tersalurkan ke daerah masih minim dan jauh dari harapan sesuai yang ditargetkan.

Komisi Tiga DPRD Kabupaten Bengkayang Bidang Kesehatan dan Pendidikan, Martinus Khiu, menginginkan agar vaksin segera terpenuhi di setiap daerah.

Ini bertujuan supaya dapat mencapai target. Sekaligus menimalisir kasus Covid-19 yang beresiko tinggi.

“Hingga kini, capaian target vaksinasi belum sesuai harapan,” ungkapnya.

Kata dia, hal tersebut terkendala karena jumlah dosis vaksin yang di distribusikan dari Pemerintah Pusat melalui Pemprov Kalbar ke daerah sangat terbatas.

Menurutnya, selama ini proses vaksinasi di Kabupaten Bengkayang sudah berjalan baik. Antusiasme masyarakat akan vaksinasi cukup tinggi. Hanya dosis yang diterima daerah yang terbilang minim, tak sesuai kebutuhan.

Terlebih, Kabupaten Bengkayang merupakan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kondisi ini membuat rentan penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan. Terutama jalur-jalur tikus yang dilalui masyarakat perbatasan. Hal ini harusnya menjadi atensi pemda, pemrov dan pusat.

“Hingga kini Kabupaten Bengkayang belum menyentuh angka 20 persentase jumlah keseluruhan masyarakat divaksin,” paparnya.

Martinus berharap, dalam pelaksanaan vaksinasi supaya cepat dilakukan. Jika dosis sudah ditambahkan, begitu pun  vaksinator mesti disiapkan dengan baik. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: