banner 468x60 banner 468x60

Pelabuhan Kijing Hadir, PAD Kalbar Bisa Capai Rp2 Triliun

  • Bagikan
Pelabuhan Kijing Mempawah. net
Pelabuhan Kijing Mempawah. net

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pelabuhan Kijing yang beroperasi sementara pada Agustus lalu membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Barat meningkat.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar, Subhan Nur dalam kanal youtube Inside Talk Show, Rabu (29/9/2021).

“Ini lumayan. Lumayan karena prediksi kemarin kalau sudah normal bisa capai Rp2 Triliun. Itu khusus hanya Kijing saja. Belum masuk yang lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut harus dipertahankan karena Kalimantan Barat harus jadi rumah layak bagi iklim invesasi.

“Ekonomi lancar, pastinya arus barang lancar,” ucapnya.

Ia berharap ada multiplayer efek di setiap aspek ekonomi. Khususnya, bagi masyarkat sekitar pelabuhan yang terletak di Kabupaten Mempawah ini.

“Dampak pasti ada. Kami kemarin monitoring on the spot di Antam dan Pelindo, memang sebagian masyarakat itu merasakan perkembangan ekonomi di sana. Kan itu bermanfaat. Ini menyangkut SDM di sana juga,” terangnya.

Kata dia, adanya pelabuhan Kijing pastinya melibatkan banyak SDM lokal. Ini harus menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam mutu dan kualitasnya.

“Contoh, tenaga kerja yang punya keahlian khusus, di perusahaan-perusahaan sawit itu coba lihat ada tidak orang asli Kalbar. Bisa dihitung jari. Yang jadi general manager (GM) di perusahaan-perusahaan, sedikit orang daerahnya,” ujar Lagislator Nasdem ini.

Ini lanjut Subhan menjadi tantangan pemerintah agar bisa melobi pekerja lokal yang berkeahlian khusus untuk duduk di kursi strategis perusahaan.

“Lobi politik pemerintah harus dilakukan. Biar transfer ilmu bisa terjadi,” ucapnya. (Silvia)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: