banner 468x60 banner 468x60

Emak di Rumah Wajib Dengar! Begini Chef Devina Hermawan Bagikan Tips Buat Steak Lezat

  • Bagikan
Kolaborasi Steak Hotel by HOLYCOW! x Devina Hermawan. (Dok. Steak Hotel by HOLYCOW!)
Kolaborasi Steak Hotel by HOLYCOW! x Devina Hermawan. (Dok. Steak Hotel by HOLYCOW!)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Mau bikin steak sendiri di rumah? Bisa saja, sangat mudah malah! Chef Devina Hermawan memberikan kiat-kiat yang bisa Anda ikuti agar sukses membuat steak sendiri di rumah.

Ini dia tips membuat steak lezat di rumah, seperti dibagikan oleh Devina Hermawan, Master Chef dalam konferensi pers Holycow’s Kitchen Takeover, dikutip Suara.com, belum lama ini.

1. Perhatikan kualitas daging

Daging yang berkualitas tentu memiliki rasa yang lezat ketika diolah secara benar. Jadi, penting untuk memahami kualitas daging yang tersedia di pasar, dan pilihlah yang sesuai dengan selera.

“Selain daging itu sendiri, kualitas bisa dilihat dari marbling juga, untuk grade juga beda-beda. Nah, mungkin bisa dipelajari dulu di rumah kalo berekspektasi ingin dagingnya (kualitas) tinggi,” kata Devina.

2. Perhatikan proses mencairkan daging beku

Steak idealnya dibuat ketika daging berada pada suhu ruang. Jika steak dimasak dalam keadaan masih beku, bagian luarnya akan cepat gosong tetapi bagian dalamnya masih dingin. Sementara bila dipaksakan daging hingga benar-benar matang, hasilnya daging akan sangat kering.

Jadi, penting untuk memperhatikan proses mencairkan daging beku secara benar. Siapkan waktu untuk mencairkan daging, dan pindahkan daging dari freezer ke chiller terlebih dahulu.

Devina mengingatkan untuk tidak menyiram daging steak dengan air karena akan membuat dagingnya berwarna abu-abu. Jika terpaksa, boleh saja mencairkan dengan fitur “defrost” di mcrowave, tapi sebisa mungkin itu tidak dilakukan.

3. Pilih wajan yang tepat

Devina mengatakan bahwa hal terpenting lainnya adalah memilih wajan yang cocok untuk memasak steak. Dia menyarankan untuk memakai wajan yang agak tebal agar distribusi panas merata. Selanjutnya, masaklah daging ketika wajan sudah benar-benar panas.

“Karena kalau pan belum benar-benar panas, nanti steak seperti direbus, jadinya pucat. Karena kalau kita masak steak, kita butuh crust-nya itu,” ujar Devina saat peluncuran menu terbaru Steak Hotel by HOLYCOW!, yaitu Steak and Fries Café de Paris.

Sementara tingkat kematangan kembali lagi kepada preferensi individu, entah itu rare, medium rare, atau matang well done. Semakin ingin dagingnya matang, semakin lama pula proses memasak. Bila Anda sudah mendapatkan daging berkualitas tinggi, tak perlu banyak bumbu untuk membuatnya terasa lezat.

“Kalau daging sudah oke, tinggal dikasih salt and pepper, itu sudah enak. Kalau mau ditambah saus lain itu terserah,” ujarnya.

4. Daging tidak terlalu tebal

Jika memasak di rumah, dia menyarankan untuk tidak memakai daging yang potongannya terlalu tebal. Sebab, butuh teknik masak yang lebih rumit ketika memasak daging yang tebal agar kematangannya merata.

“Kadang kalau kita masak daging tebal, ada teknik lagi yang diperlukan biar dagingnya tidak terlalu kering di luarnya,” kata dia.

5. Panaskan setelah disimpan di kulkas

Jika disimpan di lemari pendingin, pastikan untuk memanaskannya lagi hingga matang saat akan disantap. Devina mengatakan, steak dengan kematangan “rare” atau yang belum matang sepenuhnya bisa terkontaminasi di dalam kulkas. Jadi pastikan untuk memanaskannya lagi hingga matang.

Ketika memanaskan, masukkan daging ketika wajan betul-betul panas dan jangan sering membolak-balik. Panaskan satu sisi, baru balik ke sisi lain, kemudian sajikan.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: