banner 468x60 banner 468x60

Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Diserang Saat Iring-Iringan, Satu Orang Tewas

  • Bagikan
Ilustrasi Bom
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock/Suara.com)

JAKARTA, insidepontianak.com – Pasukan penjaga perdamaian PBB diserang bom saat iring-iringan di Mali, Sabtu (2/10). Akibatnya satu orang tewas dan empat orang luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi di dekat Kota Tessalit.

Dilansir dari Suara,com berdasarkan laporan Antara yang dikutip dari Reuters, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian itu berjarak beberapa hari dari peristiwa penyergapan terhadap konvoi kendaraan pertambangan di Mali selatan yang menewaskan lima polisi.

Kelompok bersenjata yang terkait dengan organisasi teroris Al Qaida mengaku bertanggung jawab atas serangan awal pekan tersebut.

“Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai pasukan penjaga perdamaian dalam waktu lama,” kata Kepala Misi PBB di Mali (Minusma), El Ghassim Wane, dalam pernyataan.

Minusma mengerahkan 13 ribu pasukan penjaga perdamaian untuk menghadapi aksi kekerasan kelompok bersenjata di bagian utara dan tengah Mali. Sejak 2013, sebanyak 255 anggota penjaga perdamaian PBB di Mali tewas akibat aksi kekerasan.

Serangan bersenjata oleh kelompok teroris dan milisi lain sering terjadi di sebagian besar Mali dan negara-negara tetangganya, Burkina Faso dan Niger, meskipun pasukan internasional dalam jumlah besar ditempatkan di wilayah-wilayah itu.

Serangan orang kelompok-kelompok bersenjata itu menyebabkan ribuan warga sipil tewas dan jutaan lainnya mengungsi.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: