banner 468x60 banner 468x60

Pemkab Ketapang Serahkan Bantuan Kemendikbud untuk SMP-SMA

  • Bagikan
Asisten II Setda Ketapang Marwan Nor menyerahkan paket bantuan berupa fasilitas teknologi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia kepada sekolah SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Ketapang. (Ist)
Asisten II Setda Ketapang Marwan Nor menyerahkan paket bantuan berupa fasilitas teknologi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia kepada sekolah SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Ketapang. (Ist)

KETAPANG, inisdepontianak.com – Bupati Ketapang yang diwakili, Asisten II Setda Ketapang Marwan Nor menyerahkan paket bantuan berupa fasilitas teknologi kepada SMP dan SMA di Kabupaten Ketapang, belum lama ini.

Bantuan ini diberikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Marwan Nor bersyukur atas bantuan yang diberikan Kemendikbud Riset dan Teknologi, yang menyediakan program bantuan perlengkapan TIK untuk sejumlah sekolah.

“Bantuan peralatan TIK ini akan sangat berarti bagi sekolah-sekolah kami, guna mendukung kegiatan pembelajaran maupun kegiatan asesmen nasional,” ungkapnya.

Selanjutnya, dirinya juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan porsi anggaran di dunia pendidikan, guna meningkatkan kualitas sekolah dan kualitas pembelajaran.

“Hal ini kami lakukan guna mendukung kebijakan pendidikan. Merdeka Belajar, yang digulirkan oleh Mendikbud Nadiem,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa program Merdeka Belajar akan menjadi arah pembelajaran kedepan yang berfokus pada peningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program tersebut sejalan dengan misi ke-3 pemerintah Kabupaten Ketapang yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Memiliki Daya Saing,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran serta para Kepala Sekolah, untuk melakukan penyelarasan dan pemutahiran kurikulum dan juga melakukan inovasi pembelajaran.

Kedua, meningkatkan pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga pendidikan, yang ketiga melakukan standarisasi sarana dan prasarana utama TIK dan pembelajaran dan terakhir membangun kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan industri terutama dalam mengatasi blank spot.

“Saya harap hal-hal tersebut dibuat secara terencana dan terukur pencapaiannya. Sehingga kita dapat mempercepat peningkatan sumber daya manusia guna mempersiapkan generasi muda ketapang yang berkualitas dan memiliki daya saing,” harapnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: