banner 468x60

Ditahan Kejati, Dewan Kalbar TI Diduga Tilap Dana Pembangunan Gereja Rp100 Juta

  • Bagikan
Masyhudi
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Masyhudi. (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Anggota DPRD Kalbar Fraksi Partai Nasdem, TI diduga menilap dana hibah pembangunan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Jemaat Eben Haezer, Dusun Belungai, Kabupaten Sepauk, Kabupaten Sintang sebesar Rp100 juta, dari pagu anggaran Rp299 juta yang bersumber dari Dana Pokok Pikiran (Pokir) TI dan TM sebagai anggota DPRD.

Kejati Kalbar, Masyhudi mengatakan, pencairan anggaran itu dilakukan tidak melalui prosedur pengajuan proposal. Dana itu, bersumber dari dana hibah yang diberikan Pemda untuk pembangunan Gereja di Kabupaten Sintang.

“Namun, anggaran ini  dikorupsi. Bahkan anggaranya ditransfer ke salah satu rekening pribadi mereka,” kata Kajati Kalbar, Masyhudi kepada awak media, Senin (4/10/2021).

Kajati Kalbar menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Masing-masing, satu anggota DPRD Kalbar berinisial TI, satu anggota DPRD Sintang berinisial TM, seorang pendeta dan seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

TI diduga menilap dana hibah pembangunan gereja sebesar Rp100 juta. Sementara TM diduga menilap dana pembangunan gereja sebesar Rp19 juta. Sementara JM, selaku pengurus gereja diduga menilap Rp22 juta rupiah.

Sementara SM selaku PNS di Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sintang diduga menilap Rp99 juta. Sedangkan sisa dana yang ada sebanyak Rp57 juta diduga dipakai untuk pembangunan gereja.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: