banner 468x60 banner 468x60

Pecinta Lingkungan Minta Pemerintah Daerah Benahi Kawasan Terdampak PETI

  • Bagikan
Indrayana, Anggota Lembaga Lingkungan Bengkayang Pesisir. Selasa (5/10/2021). Baruna
Indrayana, Anggota Lembaga Lingkungan Bengkayang Pesisir. Selasa (5/10/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Pecinta lingkungan Kabupaten Bengkayang meminta kepada pemerintah daerah kembali melakukan penataan lingkungan terdampak pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang.

Lembaga Lingkungan Bengkayang Pesisir Kabupaten Bengkayang, Indrayana menuturkan permasalahan PETI berdampak pada lingkungan. Pemerintah harusnya sigap dalam menata lingkungan terdampak.

“Pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bengkayang beberapa tahun terakhir berdampak serius pada lingkungan,” paparnya, Selasa (5/10/2021).

Lingkungan terdampak PETI yaitu lingkungan masyarakat serta sejumlah sungai yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Kata dia, sebagai contoh akibat PETI tersebut, air Sungai Sebalo tercemar, tidak jernih dan berubah warna. Akibatnya air sungai tidak dapat dimanfaatkan.

“Semoga aktivitas tersebut dapat berkurang dan lingkungan terdampak dapat tertata dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kegunaannya,”ucapnya.

Diketahui, hingga kini pemberantasan dan pencegahan PETI di Kabupaten Bengkayang terus dilakukan pemda dan stakeholder lainnya.

Dengan kegiatan pemberantasan tersebut, aktivitas PETI dalam beberapa bulan terakhir berkurang, walaupun masih ada oknum masyarakat yang tetap melakukannya. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: