banner 468x60 banner 468x60

Cegah Paham Radikalisme, MUI Bengkayang Dukung Moderasi Agama

  • Bagikan
Ramli Umar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkayang. Kamis (7/10/2021). Baruna
Ramli Umar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkayang. Kamis (7/10/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Moderasi agama atau mempelajari agama dan mengamalkannya secara adil dan seimbang langkah baik untuk mencegah bahaya laten dan paham radikal di Kabupaten Bengkayang.

Moderasi agama sendiri merupakan program Kementerian Agama Republik Indonesia dan mendapatkan dukungan penuh dari tokoh agama dan masyarakat di Bumi Sebalo Bengkayang.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkayang, Ramli Umar mengatakan salah satu program yang dapat mencegah bahaya laten tersebut adalah moderasi beragama yang telah dijalankan Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Hal tersebut merupakan konsepsi yang dapat membangun sikap toleran dan rukun guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa saat ini,” katanya, Kamis (7/10/2021).

Dikatakannya, bahaya laten dan paham radikal tersebut tetap ada secara tersembunyi, serta dapat muncul sewaktu-waktu masih menjadi momok bagi kehidupan berbangsa di Indonesia. Juga tak terlepas di Kabupaten Bengkayang.

Akan tetapi, bahaya laten tersebut diyakininya dapat ditanggulangi apabila ada gerakan bersama, baik tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk bersatu melakukan pencegahan.

Ia berharap moderasi agama yang dilakukan Kementerian Agama ini didukung oleh pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

“Semoga kerukunan beragama dapat terus berjalan,” tutupnya. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: