banner 468x60 banner 468x60

Pengurus CU Diperiksa, Pemuda Katolik: Buat Resah

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi. (Net)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik, Karolin Margret Natasa menilai, pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah pengurus Koperasi Credit Union (CU) oleh Kepolisian Daerah Polda Kalbar, telah menyebabkan keresahan di kalangan anggota dan masyarakat.

“Kami mendesak Polda Kalbar mengedepankan cara dialog dan mengayomi daripada pendekatan keamanan dan hukum,” kata Karolin Margret Natasa, dalam rilis yang diterima insidepontianak.com, Kamis (6/10/2021).

Menurutnya, Polda Kalbar harusnya lebih dulu meminta masukan ke berbagai pihak yang berkompeten, serta memiliki pemahaman sejarah dan kondisi sosial budaya masyarakat Kalbar.

Sebab, permasalahan yang ada merupakan bagian dari usaha CU dalam melayani kebutuhan anggota, termasuk masyarakat di wilayah yang tidak terjangkau oleh lembaga keuangan.

Dia juga meminta Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus dan mengevaluasi kebijakan Polda Kalbar dalam menangani permasalahan CU di Kalbar.

Karolin juga mendesak Pemprov Kalbar dan Kementerian Koperasi dan UKM secara mencari solusi masalah yang dihadapi CU. Sebab, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah pada gerakan kemandirian ekonomi rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

“Kami harap Presiden Joko Widodo melindungi gerakan CU di Indonesia, seperti di negara-negara lainnya (Phillipina, Thailand, Korea Selatan, Kanada, Spanyol) yang telah meletakkan gerakan CU sebagai pilar utama ekonomi negara serta dapat mengakses fasilitas negara seperti subsidi perumahan dan lain-lain,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: