banner 468x60 banner 468x60

Bupati Satono Harap Jalan Aspal yang Dibangun Kementerian PUPR di Paloh Bisa Tingkatkan Wisata

  • Bagikan
Satono
Bupati Sambas, Satono saat diwawancarai usai meresmikan Jalan Simpang Empat-Tanah Hitam, Kamis (7/10/2021). (Ist)

SAMBAS, insidepontianak.com – Bupati Sambas, Satono meresmikan jalan aspal yang baru dibangun sepanjang 2,5 kilometer dari Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran menuju Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sambas, Kamis (7/10/2021).

Kegiatan peresmian dilakukan di Pantai Matang Danau, Kecamatan Paloh. Dihadiri sejumlah kepala dinas terkait. Peresmian jalan itu turut dirangkai dengan kegiatan menanam pohon mangrove di pesisir pantai, guna mencegah abrasi.

Bupati Satono mengatakan, anggaran pembangunan jalan tersebut merupakan hibah Kementerian PUPR. Sebagai wujud komitmen pemerintah mendukung pembangunan daerah. Fasilitas infrastruktur ini diharapkan bisa meningkatkan sektor wisata bahari di wilayah perbatasan. Khususnya di Kecamatan Paloh.

“Saya titipkan jalan sepanjang 2,5 kilometer ini kepada masyarakat untuk dijaga dan dirawat. Jalan ini sudah diukur kekuatannya. Tidak boleh dilewati kendaraan di atas 8 ton. Jika di atas itu maka akan cepat rusak,” ucapnya.

Bupati Satono meminta Dinas Perhubungan dan seluruh komponen masyarakat mengontrol, menjaga dan merawat jalan tersebut. Agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Karena tidak mudah mendapat dana bantuan dari Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan seperti ini. Desa lain selain Matang Danau, harus antre panjang. Ini saya titipkan kepada masyarakat untuk dijaga,” pesannya.

Satono meyakini, akses transportasi yang bagus dan lancar memudahkan wisatawan berkunjung ke Pantai Matang Danau. Transportasi yang baik berdampak pada pertumbuhan sektor ekonomi masyarakat.

Dia pun berpesan kepada masyarakat di Kecamatan Paloh, agar mengelola pantai sebaik mungkin. Supaya menarik perhatian wisatawan.

“Pantai Matang Danau ini anugrah yang luar biasa dan patut disyukuri. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan ini ke arah yang positif. Bersama-sama mengangkat potensi wisata yang ada. Tinggal dikelola bagaimana caranya bisa menarik hati para wisatawan,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: