banner 468x60 banner 468x60

Bersiap, Arab Saudi Kembali Buka Umrah Bagi Jemaah Indonesia

  • Bagikan
ILUSTRASI: Warga Saudi dan warga asing mengelilingi Ka'bah (Tawaf) di kompleks Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Minggu (4/10/2020). [Saudi Ministry of Hajj and Umra / AFP]
ILUSTRASI: Warga Saudi dan warga asing mengelilingi Ka'bah (Tawaf) di kompleks Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Minggu (4/10/2020). [Saudi Ministry of Hajj and Umra / AFP/suara.com]

PONTIANAK, inisidepontianak.com – Pemerintah Arab Saudi dilaporkan telah membuka umrah bagi jemaah Tanah Air. Ini pastinya menajdi kabar baik bagi para calon jemaah umrah di Indonesia.

Melansir laman VOA Indonesia, dikutip Suara.com Minggu (10/10/2021), kabar baik itu disampaikan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam keterangan pers secara virtual dari Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Retno menjelaskan, keputusan dari pemerintah Saudi ini keluar setelah terjadi pembahasan yang cukup lama pada level menteri luar negeri, menteri kesehatan dan menteri agama. Selain itu, Saudi juga melihat tingkat penularan virus Covid-19 di Indonesia makin menurun.

Menurutnya, pemberitahuan tersebut disampaikan melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

“Kedutaan (Saudi di Jakarta) telah menerima informasi dari pihak berkompeten di kerajaan Arab Saudi perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia,” kata Retno.

Retno menambahkan sebuah komite khusus di Arab Saudi sedang bekerja untuk mengatasi segala hambatan yang menghalangi jemaah dari Indonesia untuk melaksanakan umrah.

Dalam nota diplomatik itu, lanjut Retno, juga disebutkan kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jemaah dari Indonesia.

“Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama lima hari bagi para jemaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan,” ujar Retno.

Retno mengatakan keluarnya izin umrah bagi jemaah dari Indonesia itu akan ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui pembahasan secara lebih detail mengenai teknis pelaksanaannya. Kementerian Luar Negeri akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan serta dengan otoritas terkait di Arab Saudi tentang pelaksanaan kebijakan baru ini.

Pemerintah Indonesia lewat Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan telah menyampaikan permintaan agar larangan umrah bagi jemaah Indonesia dapat dicabut. Permintaan itu disampaikan di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, September lalu.

Meskipun umrah sudah dapat dimulai kembali, masih belum ada kepastian kapan hal ini dapat terlaksana.

Warga yang ditemui VOA tetap merasa senang dengan dibukanya kembali umrah untuk jemaah Indonesia.

Lutfiah, 57 tahun menyatakan kegembiraannya mendengar kabar tersebut. Menurutnya keinginannya untuk berumrah yang sempat tertunda akan segera terwujud. Hal yang sama juga diungkapkan Ahmad.

 

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: