banner 468x60 banner 468x60

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021: Perbaikan Kesetaraan Kesehatan Jiwa saat Pandemi

  • Bagikan
Sejarah Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober - Ilustrasi kesehatan mental (unsplash.com/@fairytailphotography)
Sejarah Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober - Ilustrasi kesehatan mental (unsplash.com/@fairytailphotography/suara.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Masalah kesehatan jiwa di kalangan masyarakat menjadi salah satu sorotan penting terutama pada masa pandemi Covid-19 kali ini. Tahukah Anda, setiap tahunnya, bertepatan dengan tanggal 10 Oktober, diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Simak beberapa poin pentingnya dalam Panduan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2021 yang dirilis oleh Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, dikutip Suara.com, Sabtu (9/10/2021).

Tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021

Pada peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021 kali ini bertemakan secara global “Mental Health In An Unequal World” dengan subtema nasional “Kesetaraan Dalam Kesehatan Jiwa Untuk Semua”. Isu yang diangkat adalah tentang upaya perawatan kesehatan jiwa atau mental seharunya diperuntukkan kepada semua orang.

Apalagi mengingat pandemi covid-19 memberikan dampak yang cukup masif ke semua orang. Tidak hanya gangguan kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental dan jiwa orang-orang terganggu akibat pandemi ini.

Tujuan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Tujuan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) yang jatuh pada tanggal 10 Oktober setiap tahunnya adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya kesehatan jiwa serta mendorong mobilisasi upaya dalam rangka mendukung kesehatan jiwa..

Tak hanya kepada masyarakat, secara umum kegiatan tahunan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan, pemerhati kesehatan jiwa serta masyarakat terkait isu-isu kesehatan jiwa, memaparkan, dan membahas berbagai tantangan seputar masalah kesehatan jiwa.

Adapun tujuan khusus diselenggarakannya hari penting dalam dunia kesehatan jiwa ini sebagai berikut:

Meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya isu-isu kesehatan jiwa.

Mendorong peran berbagai tenaga profesional jiwa.

Mendorong semua mitra kerja dan komunitas kesehatan jiwa untuk melakukan inovasi yang terintegrasi untuk meningkatkan kesehatan.

Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober akan diperingati oleh seluruh negara-negara yang ada di dunia. Sebagai upaya untuk membangun kesadaran akan pentingnya Kesehatan Mental kepada masyarakat umum.

Tidak hanya itu, Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober 2021 juga akan mengusung tema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Lalu bagaimana sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia kemudian dapat ditetapkan?

Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober

Hari Kesehatan Mental Sedunia dicetuskan pertama kali oleh Richard Hunter, yaitu Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental (WFMH) pada 10 Oktober 1992.
WFMH adalah sebuah organisasi internasional yang berfokus pada isu-isu Kesehatan Mental atau kesehatan mental.

Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan mental kepada masyarakat serta melawan stigma sosial. Setiap tanggal 10 Oktober setelah peringatan pertama pada 1992, ada banyak pendukung yang datang untuk turut merayakan peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2021

Tidak kalah penting, peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia juga berupaya untuk memberikan perhatian pada isu kesehatan mental yang memengaruhi kehidupan sosial masyarakat di dunia. Tepat pada 1994, pertama kalinya peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini memiliki tema khusus, yaitu “Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia”.

Kemudian pada tahun 1995 berbagai acara internasional dilakukan untuk memperingati Hari Kesehatan Mental. Mulai dari rangkaian acara selama sebulan di Mesir, hingga konferensi yang diadakan oleh Federasi Prancis untuk Kesehatan Mental di Kementerian Kesehatan, hingga sebuah perayaan komunitas di Kepulauan Mikronesia kecil di Pasifik.

Setiap tahun, Hari Kesehatan Mental Sedunia kemudian diperingati dengan tema. Tahun 2019 lalu, temanya adalah “Promosi Kesehatan Mental 2019 dan Pencegahan Bunuh Diri”.

Sedangkan pada Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2020, WHO bersama dengan organisasi mitra, United for Global Mental Health dan World Federation for Mental Health, menyerukan peningkatan besar-besaran dalam investasi kesehatan mental. Untuk mendorong tindakan publik di seluruh dunia, kampanye Hari Kesehatan Mental Sedunia, “Gerakan untuk Kesehatan Mental: Mari Berinvestasi” telah dimulai pada bulan September.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: