banner 468x60 banner 468x60

Ingin Miliki Self Awareness, Kenali 4 Tandanya Pada Dirimu

  • Bagikan
Ilustrasi empati, ciri kamu memiliki self awareness. (Shutterstock)
Ilustrasi empati, ciri kamu memiliki self awareness. (Shutterstock/suara.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Setiap orang dibekali dengan kemampuan self awareness atau kesadaran diri. Hal itu merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali dirinya sendiri. Mulai dari emosi, potensi, perasaan, hingga menyadari akan perilakunya.

Ketika seseorang sudah punya self-awarenes, mereka akan melihat seberapa besar potensi yang dimilikinya. Juga mengenali diri sendiri secara keseluruhan, baik itu kekurangan maupun kelebihan yang dimilikinya.

Tak hanya itu, memiliki kemampuan self awareness dapat melahirkan pemikiran seseorang untuk melihat perspektif yang baru. Sehingga ini akan membuat seseorang terbuka pikirannya, yang tidak memandang sesuatu dari kacamata negatif.

Lalu, bagaimana jika seseorang belum punya self-awareness? Menjawab pertanyaan tersebut, founder sekaligus CEO I Am Okay, Athalla Hardian membagikan empat tandanya, dalam acara webinar bertajuk A Better Self Awareness to Develop Leadership Skills, dikutip Suara.com, Jumat (8/10/2021).

1. Sulit memahami emosi diri dan orang lain

Menurut Athalla, tanda jika seseorang belum punya self awareness adalah sulit memahami emosi diri dan juga orang lain.

“Kok bisa gitu? Karena kita tidak sadar apa yang kita rasakan, emosi yang kita rasakan, seperti ‘Hari ini perasaan aku nggak enak, tapi nggak tahu kenapa’,” ungkapnya.

Meski hal ini wajar, Athalla menyebutkan jika punya self awareness, seseorang akan mampu mengidentifikasi rasa emosinya sendiri.

2. Sulit berempati dengan orang lain

Sama seperti sulit memahami emosi orang lain, Athalla mengatakan jika seseorang belum punya self awareness yang baik, tandanya seseorang akan sulit berempati dengan orang lain.

“Kalau misalkan nggak aware dengan perilaku kita, tingkah laku kita, juga bagaimana mengungkapkan sesuatu dengan orang lain, itu pasti akan memengaruhi kemampuan komunikasi kita dalam hubungan,” lanjut Athalla.

“Kalau kita nggak tahu, nggak mungkin dong hal yang ingin kita sampaikan tercapai 100 persen sesuai yang kita harapkan. Jadi intinya kita akan susah memahami diri orang lain, karena diri sendiri aja belum memahami diri sendiri,” ungkapnya.

3. Defensif dan denial

Tanda selanjutnya jika belum punya self awareness adalah seseorang akan berperilaku defensif atau denial dalam menyangkal realitas. Misalnya, ketika seseorang mendapat kritikan dari orang lain, hal yang terjadi adalah mudah baper dan tidak terima kritik.

“Berbeda jika orang yang punya self awareness ketika mendapat kritikan, dia akan diam dulu, dan melakukan refleksi. Tapi kalau nggak self awareness, pasti langsung menyangkal,” ungkap Athalla.

4. Sering insecure

Rasa insecure terjadi ketika seseorang merasa tidak mampu seperti orang lain. Baik itu dari segi akademik, karier, pendapatan, rupa, hingga penghasilan. Menurut Athalla, orang yang belum punya self awareness, mereka akan merasa kurang dan tidak mampu.

Berbeda jika sudah punya self awareness, mereka akan intropeksi diri dan mulai meningkatkan kemampuan dirinya.

“Dan kalau kita ditantang sesuatu, kita merasa langsung minder duluan. Tapi kalau kita punya self awareness, kita bisa bangun potensi diri. Jadi kita tidak akan merasa insecure sama sekali kalau kita punya pondasi self awareness,” pungkas Athalla.

 

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: