banner 468x60 banner 468x60

459 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Paser Kaltim

  • Bagikan
BANTUAN - Tim BPBD Kabupaten Paser memberikan bantuan logistik kepada para warga yang terdampak banjir di Kecamatan Long Ikis, Minggu (10/10/2021). (BPBD Paser)

JAKARTA, insidepontianak.com – 151 Kepala Keluarga (KK) atau 459 jiwa terdampak banjir di Desa Adang Jaya, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. 15 orang dilaporkan terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat, Minggu (10/10/2021) pukul 11.00 WIB. Kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Telake yang berdampak pada pemukiman warga.

Selain korban jiwa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser mencatat kerugian material antara lain fasilitas pendidikan SDN 37 Long Ikis, TK Al-Qaromah, Rumah ibadah Masjid Al-Qaromah, fasilitas kesehatan, kantor desa, dan balai desa terdampak saat kejadian dengan dengan ketinggian muka air sekitar 50 sampai 100 sentimeter.

Merespond hal ini, BPBD Kabupaten Paser telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kaji cepat dan memberikan penanganan dengan membuat dapur umum untuk para pengungsi dan mendistribusikan logistik kepada warga terdampak. Kendala dilapangan, Kondisi air saat ini sedang terjadi pasang surut serta kurangnya alusista berupa perahu karet dan mobil double gardan untuk menjangkau lokasi terdampak serta melakukan evakuasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis tentang potensi peringatan dini cuaca wilayah potensi hujan lebat yang dapat disertai kilatpetir dan angin kencang diantaranya wilayah Kalimantan Timur pada hari ini (11/10/2021). Hal ini disebabkan sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan
di sekitar wilayah sirkulasi siklonik.

Sementara itu, Berdasarkan analisis InaRisk juga terdapat 10 Kecamatan termasuk Kecamatan Long Ikis di Kabupaten Paser memiliki potensi bahaya bencana banjir dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap ancaman bencana terhadap peralihan musim (pancaroba) yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. (BNPB)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: