banner 468x60 banner 468x60

Satgas Prokes PON Mimika Screening berkala Covid-19 untuk Cegah Potensi Penularan

  • Bagikan
Tenaga Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tengah mengambil sampel relawan yang bertugas di Posko Subsatgas Prokes Kab. Mimika, Senin (11/10/2021). (BNPB)

MIMIKA, insidepontianak.com – Sub Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Kabupaten Mimika melakukan screening Covid-19 kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Subsatgas Prokes Kabupaten Mimika guna mengetahui apakah ada personel yang terpapar Covid-19. Test swab antigen tersebut dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika pada Senin (11/10/2021) di Posko Subsatgas Kabupaten Mimika.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Mimika Yosias Lossu mengatakan, kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat kegiatan para personil yang selalu bersinggungan dengan orang banyak.

“Test swab antigen ini perlu dilakukan karena para personil setiap harinya bertemu dengan orang banyak dan sebagai salah satu cara  tracing jika salah satu personil ada yang terpapar,” kata Yosias yang juga menjabat sebagai wakil ketua Subsatgas Prokes PON Kabupaten Mimika.

Sementara itu Asep Supriatna sebagai Kasubsatgas Prokes PON Kab. Mimika menjelaskan personil yang berada di Subsatgas telah bergabung selama dua pekan sehingga perlu dilakukan swab antigen.

“Untuk mengetahui apakah kondisi kesehatan dan melakukan mitigasi Covid-19, karena personil sudah bertugas kurang lebih dua minggu,” jelas Asep.

Selain melakukan swab antigen, ia menyatakan telah memberikan logistik untuk perkuat imun dan kebersihan diri.

“Sebelumnya personil setiap hari dibekali vitamin, hand sanitizer dan juga sarung tangan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” imbuhnya.

Test swab antigen ini akan dilakukan selama tiga hari ke depan disesuaikan dengan jadwal masuk para personil di Posko.

“Hari ini total 60 orang melakukan test dan alhamdulillah semua negatif, test ini akan diadakan selama tiga hari ke depan dan nantinya jika ada yang reaktif akan dilakukan PCR dan ditangani oleh Dinas Kesehatan Mimika,” tutup Asep. (BNPB)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: