banner 468x60 banner 468x60

Bupati Satono Ingin Jadikan Museum Pusat Edukasi

  • Bagikan
Bupati Satono
Bupati Sambas, Satono saat melihat koleksi pusaka di Museum Daerah Kabupaten Sambas, Senin (11/10/2021). (Humas Pemkab Sambas)

SAMBAS, insidepontianak.com – Bupati Sambas, Satono berkeinginan menjadikan Museum Daerah sebagai pusat edukasi bagi masyarakat dan pelajar atau mahasiswa. Supaya, benda-benda bersejarah yang tersiman di musem tak hanya jadi barang koleksi. Tapi bisa menjadi sumber pengetahuan yang mengedukasi.

“Saya ingin bagaimana ke depannya, Museum Daerah Kabupaten Sambas menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, terutama siswa sekolah dan mahasiswa. Baik itu dari Sambas maupun dari luar Sambas,” kata Bupati Satono, usai mengikuti acara Pameran Temporer di Museum Daerah Kabupaten Sambas dengan tema “Museum Sebagai Pusat Edukasi”, Senin (11/10/2021).

Pameran Temporer itu berlangsung selama lima hari. Mulai 11 sampai 15 Oktober 2021. Bupati Satono mengatakan, di dalam Museum Daerah Kabupaten Sambas ada 561 koleksi benda bersejarah. Seperti benda-benda pusaka.

Bupati Satono mengatakan, eksistensi Museum Daerah Kabupaten Sambas sangat penting mengingat Sambas adalah wilayah perbatasan Kalimantan Barat yang terkenal dengan kerajaannya sejak jaman kolonial.

Keraton Alwatzikhoebillah adalah identitas asli Kabupaten Sambas yang memiliki banyak peninggalan sejarah penting dan harus dilestarikan. Beberapa di antaranya disimpan rapi dalam Museum Daerah Kabupaten Sambas.

“Kita ketahui bersama, bahwa Sambas ini adalah negeri kerajaan sejak jaman kolonial hingga sekarang. Keraton Alwatzikhoebillah adalah identitas bagi Sambas. Penuh sejarah dan budaya yang harus dilestarikan dan di jaga,” ucapnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: