banner 468x60

Kejari Ketapang Panggil PUPR Kayong Utara Terkait Proyek Irigasi Tanjung Belimbing

  • Bagikan
Ketua DPRD Kayong Utara, Sarnawi
TINJAU - Ketua DPRD Kayong Utara, Sarnawi tinjau pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Tanjung Belimbing, Senin (8/3/2021). (Fauzi/Insidepontianak.com).

KETAPANG, insidepontianak.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang panggil Dinas PUPR Kayong Utara Bidang (SDA) Sumber Daya Air, terkait proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Tanjung Belimbing.

Proyek itu menelan anggaran senilai Rp1,8 miliar. Menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020.

“Kami mengumpulkan barang bukti. Saya sudah panggil pihak terkait. Termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” kata Kasi Intel Kejari Ketapang, Fajar Yuliyanto, Selasa (12/10/2021).

Proyek irigasi itu diduga bermasalah dalam perencanaan pengerjaannya. Pasalnya, jaringan irigasi itu tak berfungsi dengan baik. Justru membuat wilayah pemukiman warga setempat banjir jika hujan deras terjadi.

“Kami masih mengumpulkan data dan bahan keterangan. Semua jujur apa adanya. Untuk dokumen belum semua, baru sebagian,” tuturnya.

Fajar menyebut, penyelidikan proyek jaringan irigasi itu perlu kajian mendalam. Sehingga penangannya akan membutuhkan waktu yang cukup panjang.

“Kami masih perlu pendalam. Akan berkoordinasi dengan inspektorat setempat. Kami masih mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan,” jelasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: