banner 468x60 banner 468x60

Esidorus : Penguatan Perlindungan Anak dan Perempuan Daerah Perbatasan Mesti Dilakukan

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Bengkayang, Esidorus. dok
Wakil Ketua DPRD Bengkayang, Esidorus. dok

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus mengatakan, Kabupaten Bengkayang berada pada salah satu garda terdepan perbatasan antara Indonesia-Malaysia. Penguatan perlindungan anak dan perempuan daerah perbatasan mesti dilakukan dan mendapat perhatian dari semua pihak.

Kata dia, kaum anak dan perempuan merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan dan perhatian. Jaminan pemenuhan hak-hak anak dan perempuan mesti didapatkan tanpa adanya diskriminasi. Terlebih berapa pada daerah perbatasan yang rentan akan kesenjangan sosial.

“Kaum anak dan perempuan wilayah perbatasan itu mesti mendapat perhatian khusus,” katanya, Rabu (13/10/2021).

Esi menilai, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang kedepan akan segera dibuka. Pastinya, selain dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah, dampak sosial juga akan dirasakan. Baik yang positif dan negatif.

Akibat dari naiknya ekonomi masyarakat, kesenjangan sosial akan timbul. Dan masalah sosial lainnya akan muncul dipermukaan. Dirinya tak ingin kaum anak dan perempuan di daerah perbatasan salah langkah dan tak mendapatkan hak-haknya.

Menurutnya, prinsip Konvensi Hak Anak (KHA) mesti diperhatikan oleh pihak terkait, seperti non diskriminasi, kepentingan terbaik anak, kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang dan mendengar pandangan anak. Terlebih, dimasa pandemi covid-19, hak-hak tersebut biasanya jarang di perhatikan oleh pihak terkait.

Dirinya mengimbau, pihak terkait mesti melakukan upaya-upaya penguatan pada kaum anak dan perempuan. Agar siap dalam menghadapi perkembangan berkemajuan di Kabupaten Bengkayang. Serta Pemerintah pusat dan provinsi juga harus menyentuh masyarakat perbatasan khususnya anak dan perempuan.

“Semoga upaya dan langkah stakeholder dapat berjalan dengan baik, dan kita selalu mendukung. Agar kesiapan kabupaten dalam menyambut PLBN Jagoi Babang dapat dilakukan secara optimal,” tutupnya. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: