banner 468x60 banner 468x60

Ikuti Rakernis Apeksi, Tjhai Chui Mie Tertarik Bahas Smart City Berkelanjutan

  • Bagikan
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Wali Kota se Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengikuti event Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 di Yogyakarta, Rabu (13/10/2021) sampai Jumat (15/10/2021). (Istimewa)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Wali Kota se Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengikuti event Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 di Yogyakarta, Rabu (13/10/2021) sampai Jumat (15/10/2021).

ISCFE 2021 merupakan satu rangkaian dengan kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) APEKSI tahun 2021 sekaligus sebagai ajang membahas isu-isu terkini seputar Smart City, dengan tema ‘Membangun Ekosistem Smart City Berkelanjutan bagi Penanggulangan Pandemi’.

Wali Kota Tjhai Chui Mie menyatakan ketertarikannya dengan kegiatan ini yang membahas smart city.

“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang mengapresiasi kegiatan ini. Dimana kita tahu semua daerah berlomba lomba untuk kemajuan daerahnya dengan kecanggihan teknologi dan informasi,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia mengatakan smart city merupakan visi misi dirinya bersama Wakil Wali Kota menuju Singkawang Hebat.

“Dalam rencana kerja, tahun depan kita akan mewujudkan Singkawang Smart City,” katanya.

Smart city di Kota Singkawang menyangkut kecerdasan berbagai sektor, mulai dari smart government hingga smart ekonomi.

“Dengan smart city maka pelayanan, pengaduan dan informasi dapat dengan mudah dan cepat sebagai wujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Maka kita harus segera mewujudkannya ,” ujarnya.

Dengan perwujudan smart city maka akan mempercepat kemajuan kota. Apabila masyarakat menginginkan informasi maupun mendapat masalah, maka OPD terkait dapat segera mengatasinya.

Di masa pandemi, kata Tjhai Chui Mie kita dipaksa untuk bisa menggunakan IT, artinya kita sudah mempunyai rencana. “Dengan adanya pandemi justru mendorong kita untuk lebih mempercepat smart city,” ujarnya.

Ia berharap kepala OPD hingga staf dapat mengikuti perkembangan IT. “Sehingga nantinya dapat diterapkan dan dilaksanakan dengan baik di Kota Singkawang,” harapnya.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Bima Arya Sugiarto mengatakan, smart city merupakan kota yang mampu menggunakan sumber daya manusia, modal sosial dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi.

“Tentu dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat,” katanya.

Smart City adalah sebuah konsep kota pintar yang membantu masyarakat dalam mengelola sumber daya yang ada dengan efisien.

“Tujuan utama dari pembangunan sebuah Smart City adalah bagaimana kita melestarikan lingkungan, meningkatkan daya saing ekonomi dan membangun masyarakat modern yang madani dengan saling berhubungan antar-sistem dan terpadu untuk semua lapisan masyarakat dan antar-lembaga pemerintahan,” ujarnya. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: