banner 468x60 banner 468x60

Keluhkan Hasil Melaut, Nelayan Pesisir Harapkan Bantuan Pemda

  • Bagikan
Rollex Connery, Nelayan Pesisir Bengkayang dan pemilik kapal. Rabu (13/10/2021). Baruna
Rollex Connery, Nelayan Pesisir Bengkayang dan pemilik kapal. Rabu (13/10/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Rollex Connery, salah seorang nelayan dan pemilik kapal laut daerah pesisir Bengkayang, mengharapkan bantuan, terutama pembinaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkayang. Pasalnya, dikala pandemi Covid-19 ditambah cuaca ekstrem, aktivitas melaut sangat terbatas, dan daya beli menurun dari masyarakat.

“Menjadi nelayan sakit-sakit enak. Sakitnya mengalami kerugian. Enaknya apabila melaut ada hasil. Perlu bantuan pemda apa solusinya,” terang Rollex, Rabu (13/10/2021).

Ia memaparkan, untuk melaut perlu biaya besar. Melaut juga kata dia, bergantung pada musim. Para nelayan bisa berbulan-bulan tak melaut karena cuaca. Dan tak bisa melaut dalam jarak jauh, karena keterbatasan alat.

Selain itu juga, dikala pandemi Covid-19, menambah beban nelayan. Selain biaya yang besar, juga daya beli yang menurun dari masyarakat.

“Nelayan juga sudah mendapatkan BBM solar subsidi untuk melaut. Selain itu ketersediaan batu es juga semakin tipis pasokannya,” keluhnya.

Tak hanya itu, beberapa pelaut juga mesti setor pajak untuk pemerintah. Sementara feedback-nya tidak ada. Ketika di laut juga kerap ada razia dokumen kapal untuk nelayan.

Rollex berharap, ke depan ada solusi dari pemerintah daerah. Baik itu pembinaan, pendampingan, serta bantuan.

“Kalaulah diarahkan untuk budidaya ikan. Pelatihan dan program tersebut dapat dijalankan. Selama ini nelayan justru belajar sesama nelayan,” tutupnya. (Baruna)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: