banner 468x60 banner 468x60

PON Papua : 85 Orang Positif Covid-19, 5 Diantaranya Kontingen asal Kalbar dan Masih Karantina

  • Bagikan
Ilustrasi PON XX Papua 2021. Logo dan maskot PON Papua, Kangpho dan Drawa. [ANTARA/HO-PB PON Papua/am]
Ilustrasi PON XX Papua 2021. Logo dan maskot PON Papua, Kangpho dan Drawa. [ANTARA/HO-PB PON Papua/am]

PONTIANAK, insidepontianak.com – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah atlet dan official PON XX Papua yang terinfeksi Covid-19 sejauh ini ada 83 orang, jumlah ini dianggap masih terkendali.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan penularan yang terjadi di PON XX Papua masih terkendali karena total peserta ada 10 ribu orang.

“Indonesia cukup mampu dikatakan berhasil mencegah lonjakan kasus. Buktinya hanya ditemukan 83 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 11 Oktober dari hampir 10 ribu peserta yang mengikuti acara PON XX atau sekitar 0,83 persen,” kata Wiku dalam jumpa pers virtual, dikutip Suara.com, Selasa (12/10/2021)

Wiku menjamin, penerapan protokol kesehatan di seluruh arena PON XX Papua sudah diawasi dengan ketat oleh satgas setempat dan jika ada kasus Covid-19 langsung ditangani dengan cepat agar penularan tidak meluas.

“Jika muncul kasus positif, maka dilakukan tindak cepat penanganan kasus positif melalui kesigapan upaya rujukan isolasi atau perawatan, penelusuran kontak, serta investigasi epidemiologis untuk mengetahui sumber pola penyebaran,” jelasnya.

Nantinya setelah PON XX Papua berakhir, para atlet dan official juga tetap harus menjalani tes covid-19 sebelum pulang dan saat tiba di daerah asal, dilanjutkan dengan karantina selama lima hari yang biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Dengan tambahan jika hasil pertama negatif, maka di hari keempat karantina wajib melakukan tes PCR ulang. Jika ditemukan hasil positif di salah satu tes, maka wajib kontingen menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit rujukan covid-19 terdekat,” tutur Wiku.

Sementara dari jumlah itu, ada 5 kontingen asal Kalbar yang positif Covid-19. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson.

Menurut dia, tiga atlet cycle threshold-nya 37 hingga 40 saat tiba di Kota Pontianak. Sementara dua orang lain terdeteksi di Merauke. Hingga saat ini, masih di karantina di Marauke.

“Langsung di karantina di sana,” katanya.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: