banner 468x60 banner 468x60

Rumeysa Gelgi Dinobatkan Jadi Wanita Tertinggi di Dunia Versi Terbaru

  • Bagikan
Rumeysa Gelgi jadi Wanita Tertinggi yang Masih Hidup. (Foto dok. Guinness World Records Official / Ist)
Rumeysa Gelgi jadi Wanita Tertinggi yang Masih Hidup. (Foto dok. Guinness World Records Official / Ist/suara.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Rumeysa Gelgi dinobatkan Guinness World Records sebagai “Wanita Tertinggi yang Masih Hidup” pada Rabu (13/10/2021). Ini adalah rekor dunia terbaru yang dipegang wanita asal Turki ini.

Mencatat dari laman resmi Guinness World Records, dikutip Suara.com, Rumeysa dinobatkan sebagai wanita tertinggi yang masih hidup dengan tinggi 215,16 cm.

Rumeysa diukur ulang pada tahun ini setelah dia pertama kali dianugerahi gelar untuk “remaja tertinggi yang hidup (kategori wanita)” pada 2014, ketika ia berusia 18 tahun.

Ia memiliki perawakan yang tinggi karena suatu kondisi yang disebut Weaver Syndrome, suatu kondisi yang sangat langka yang menyebabkan percepatan pertumbuhan di antara kelainan lain, termasuk pematangan tulang.

Kondisi tersebut membuat Rumeysa lebih sering menggunakan kursi roda, tetapi ia dapat bergerak dalam waktu singkat menggunakan alat bantu jalan.

Sejak rekor pertamanya pada 2014, Rumeysa merasa penting untuk menggunakan platformnya untuk mendidik orang lain tentang kondisi medis langka seperti miliknya.

Dia mengatakan bahwa tinggi badannya membuat orang tertarik ketika mereka melewatinya di jalan, tetapi kebanyakan orang baik padanya dan mendukung ketika mereka pertama kali bertemu dengannya.

Di waktu luangnya, Rumeysa suka pergi keluar untuk makan enak bersama keluarganya dan merasa berenang sangat membantunya untuk bersantai.

Terkait gelar Guinness World Records, keluarga Rumeysa mengaku senang.

Sangat menarik bahwa Rumeysa berasal dari Turki, seperti halnya Sultan Kösen yang memiliki tinggi 251 cm.

Pemegang rekor pria dan wanita tertinggi yang masih hidup tersebut sekarang berasal dari negara yang sama. Hal tersebut merupakan kejadian langka dalam sejarah Guinness World Records.

Terakhir kali, kedua pemegang rekor dunia yang memiliki kewarganegaraan yang sama yakni pada 2009, ketika Bao Xi Shun China (236,1 cm) dan Yao Defen (233,3 cm) masing-masing memegang rekor pria dan wanita tertinggi.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: