banner 468x60

Dadang Nekat Divonis Lima Tahun, Kak Seto: Belum Berkeadilan

  • Bagikan
Kak Seto Kunjungan ke Kejaksaan Tinggi Kalbar
Kepala Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kak Seto bekunjung ke Kejaksaan Tinggi Kalbar. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto, mengatakan, jika putusan pidana penjara lima untuk terdakwa Dadang Nekat, masih belum memenuhi rasa keadilan.

“Sepintas, putusan itu saya merasa belum cukup adil,” kata Kak Seto, ketika ditemui di kantor Kejati Kalbar, Kamis (14/10/2021).

Karena itu, Kak Seto menyatakan, pihaknya bersama LPA Kalbar akan mempelajari dan mendengarkan pendapat yang lebih objektif, terkait vonis terdakwa kasus eksploitasi anak tersebut.

Berkaca dengan kasus kejahatan seksual terhadap anak yang marak, Kak Seto menegaskan, untuk melindungi anak diperlukan kerjasama semua pihak.

Pemerintah daerah perlu membentuk seksi perlindungan anak tingkat tetangga dan tingkat warga. Karena dalam kasus kejahatan seksual terhadap anak bukan hanya bicara penegakan hukum. Tetapi langkah pencegahan perlu dilakukan.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: