banner 468x60 banner 468x60

Ketika Pangeran William Kritik Orang Kaya Pergi Ke Luar Angkasa

  • Bagikan
Pengeran William. [JUSTIN TALLIS / AFP / POOL/SUARA.COM]
Pengeran William. [JUSTIN TALLIS / AFP / POOL/SUARA.COM]

PONTIANAK, insidepontianak.com – Apa jadinya jika seorang pangeran mengkritik para orang kaya yang terlalu ambisius ke luar negeri. Nah, sang pangera ini adalah calon raja Inggris, Pangeran William.
Ia mengkritik keras para pengusaha dan miliarder yang terus berambisi pergi ke luar angkasa. Ia mengatakan bahwa semestinya mereka fokus memperbaiki planet ini.

Komentar itu dilontarkan pada wawancara dengan BBC yang akan ditayangkan malam ini, sehari setelah aktor Star Trek William Shatner membuat sejarah dengan menjadi orang tertua yang pergi ke luar angkasa.

Aktor, 90, yang dikenal karena perannya sebagai Kapten James T Kirk, lepas landas dari gurun Texas dengan roket yang dibangun oleh perusahaan perjalanan ruang angkasa pendiri Amazon Jeff Bezos, Blue Origin.

William, yang diwawancarai tentang perubahan iklim menjelang penghargaan Earthshot Prize perdananya, mengatakan: “Kita membutuhkan beberapa otak dan pikiran terhebat di dunia untuk mencoba memperbaiki planet ini, bukan mencoba menemukan tempat berikutnya untuk pergi dan hidup.” Katanya, dikutip Suara.com.

Dia juga memperingatkan para pemimpin dunia, yang akan menghadiri KTT iklim Cop26 di Glasgow pada akhir bulan, agar bukan hanya melontarkan gagasan cerdas tapi tidak melakukan tindakan.

Selain itu, ia juga berusaha membangun kesadaran terkait krisis iklim di kalangan anak muda dengan mengatakan itu akan menjadi ‘bencana mutlak’ jika putra sulungnya, Pangeran George, harus membicarakan masalah yang sama dalam 30 tahun ketika sudah terlambat.

“Saya ingin hal-hal yang saya nikmati – kehidupan luar, alam, lingkungan – saya ingin itu ada untuk anak-anak saya, dan bukan hanya anak-anak saya tetapi anak-anak orang lain,” katanya.

“Jika kita tidak hati-hati, kita merampok masa depan anak-anak kita melalui apa yang kita lakukan sekarang. Dan saya pikir itu tidak adil.’

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: