banner 468x60

Warga Dusun Tuba Pasak Bengkayang Kini Nikmati Listrik PLN

  • Bagikan
Manajer PLN ULP Bengkayang, Dodi Midyanto
Manajer PLN ULP Bengkayang, Dodi Midyanto, didampingi petugas tenkis PLN bersama Kepala Desa Teriak, Marsinus Ahin, melakukan penyalaan perdana listrik PLN di salah satu rumah warga di Dusun Tubak Pasak, Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Rabu, (13/10/2021). (Dok. PLN)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Warga Dusun Tuba Pasak, Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, penuh suka cita menyambut masuknya listrik PLN. Bagaimana tidak? Mereka sudah puluhan tahun mendambakan penerangan. Harapan itu kini terwujud.

Prosesi penyalaan perdana listrik di Dusun Tuba Pasak, dilakukan langsung oleh Manajer PLN ULP Bengkayang, Dodi Midyanto, bersama Kepala Desa Teriak, Marsinus Ahin, di salah satu rumah warga, Rabu, (13/10/2021).

Dodi menyampaikan, untuk melistriki Dusun Tuba Pasak dengan potensi 110 pelanggan, PLN telah membangun gardu distribusi berkapasitas 20 kVA, serta Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 3,73 kms, dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,24 kms.

“Dengan pasokan listrik yang dialirkan dari Sistem Khatulistiwa, kami siap melayani kebutuhan listrik warga Dusun Tuba Pasak,” ucap Dodi.

Terpisah, Manajer PLN UP3 Singkawang, Achmad Meidiansyah menyampaikan, saat ini, rasio Desa Berlistrik di wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas (Singbebas) sudah mencapai 91,61 persen. Dia memastikan, PLN berkomitmen untuk dapat segera mencapai target 100 persen desa berlistrik di tiga kawasan Singbebas.

“Kami berharap, kehadiran listrik di Dusun Tuba Pasak dapat memudahkan seluruh aktivitas masyarakat yang selama ini tergantung dengan mesin genset, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” harap Meidiansyah.

Listrik PLN
Anak-anak di Dusun Tubak, Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, riang gembira menonton televisi berkat listrik PLN. (Dok. PLN)

Mudahkan Masyarakat

Sementara itu, Kepala Desa Teriak, Kabupaten Bengkayang, Marsinus Ahin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang sudah mewujudkan listrik masuk ke Dusun Tuba Pasak.

Menurutya, listrik itu dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi, serta membantu memudahkan anak-anak untuk belajar di rumah.

“Dengan adanya listrik PLN, warga terbantu karena tidak lagi menggunakan genset yang boros dan hanya dapat dioperasikan selama 6 jam per hari. Sekarang warga dapat menikmati listrik 24 jam,” ucapnya.

Gregorius, warga Dusun Tuba Pasak ucapkan syukur PLN akhirnya alirkan listrik di wilayahnya. Menurutnya, listrik PLN sudah lama didamba. Sebab selama ini penerangan saat malam hari hanya mengandalkan genset. Biayanya besar. Per bulan bisa mencapai Rp1 juta. Itu pun hanya mampu menerangi selama enam jam saja.

“Sekarang biaya listrik lebih murah. Mudah-mudahan ekonomi kami dapat membaik, biaya yang sebelumnya untuk membeli minyak bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya,” tutur Gregorius penuh haru.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: