banner 468x60

Warga Temukan Lumba-lumba Mati Terdampar di Pantai Puteri Serai, Jawai Sambas

  • Bagikan
Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak
Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak

PONTIANAK, insidepontianak.com – Seekor lumba-lumba berukuran 1,5 meter ditemukan terdampar di Pesisir Pantai Putri Serai, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, dalam unggahan @bpsplpontianak, Rabu (13/10/2021).

Binatang mamalia laut yang hidup di laut tersebut ditemukan sudah mati dengan keadaan kulit yang mengelupas, membengkak dan membusuk, sehari sebelumnya Selasa (12/10/2021).

Tangkapan layar mamalia laut dengan tubuh membengkak dan mengenaskan. Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak
Tangkapan layar mamalia laut dengan tubuh membengkak dan mengenaskan saat ditemukan warga di Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak

Penemuan Lumba-lumba tersebut berdasarkan laporan warga setempat. Usai ditemukan, petugas dan warga mengubur mamalia laut itu tak jauh dari lokasi pantai.

Unggahan itu pun mendapat respon warganet hingga detik ini, Jumat (15/10/2021). Ada 81 komentar dalam laman akun instansi pemerintah itu.

Warga yang melaporkan temuan Lumba-lumba terdampar dikubur tak jauh dari lokasi Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak
Warga ikut membantu mengubur Lumba-lumba yang terdampar tak jauh dari lokasi Pantai Puteri Serai, Kabupaten Jawai, Kabupaten Sambas. @bpsplpontianak

Umumnya, netizen miris dengan kondisi hewan laut itu. Salah satu pengguna Instagram, @dival_agsyaari, mengungkapkan terimakasih kepada warga yang telah melakukan penanganan pada bangkai lumba-lumba tersebut pada kolom komentar @bpsplpontianak.

“Terima kasih bagi yang sudah berpartisipasi,” tulisnya.

Pengguna Instagram lainnya, @and.pmkas juga turut merasa simpati terhadap lumba-lumba tersebut.

“Kesian lumba”nye, udah mati terdapmar pulak,” celetuknya di kolom komentar @bpsplpontianak.

Komentar juga diberikan oleh akun @wati0naprilia “Miris. hewan dilindungi tapi tak terindungi#RIP,” katanya.

BPSPL Pontianak mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi untuk memberikan laporan serta respon cepat penanganan. (Danu)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: