banner 468x60

Sadis, Lansia 77 Tahun di Prancis Ditemukan Tewas Terpenggal

  • Bagikan
Ilustrasi pembunuhan.(Freedigitalphotos/Toa55/suara.com)
Ilustrasi pembunuhan.(Freedigitalphotos/Toa55/suara.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Seorang lansia berumur 77 tahun ditemukan dalam keadaan tewas terpenggal di rumahnya di kota Mediterania Agde di wilayah Herault, Prancis selatan.

Menyadur News.com.au, dikutip Suara.com, Jumat (15/10/2021), kepala pensiunan guru itu ditemukan tergeletak di atas meja, di samping tubuhnya.

Kasus ini pertama kali terungkap oleh sang anak yang merasa khawatir karena ibunya tak bisa dihubungi, padahal biasanya mereka saling memberi kabar setiap hari.

Ponsel putra pensiunan itu terhubung dengan kamera di rumah ibunya dan ia bisa melihat bayangan di tanah. Ia menjadi sangat khawatir dan mulai menelepon polisi untuk menyelidiki.

Menurut laporan lokal, kasus pembunuhan ini sangat mengerikan karena lansia itu tewas terpenggal dengan kepala yang benar-benar terputus dari tubuhnya.

Jaksa Raphael Balland mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang saat ini sedang menanyai seorang pria atas tragedi itu. “Pria berusia 51 tahun yang mengenal korban,” kata Balland.

Seorang sumber juga mengatakan tidak ada tanda-tanda pendobrakan di rumah itu, dengan gerbang luar ditutup dan pintu depan dibiarkan tidak terkunci.

Pihak berwenang sejauh ini mengesampingkan terorisme dan kasus tersebut belum dirujuk ke jaksa anti-teror. Wanita itu hidup sendiri setelah kematian suaminya, dan dia adalah seorang ibu dari dua anak dewasa.

Terletak di Sungai Hérault, sekitar empat kilometer dari Laut Mediterania dan 750 kilometer dari Paris, Agde adalah salah satu kota tertua di Prancis dan memiliki populasi sekitar 30.000.

Sebagai kota resor tepi laut yang indah, ini adalah tujuan populer bagi wisatawan dan memiliki adegan nudis yang berkembang pesat.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: