banner 468x60

Gelapkan Aset Perusahaan Hingga Rp1 Miliar, Eks Dirut PT TMB Hanya Jadi Tahanan Rumah

  • Bagikan
Sidang Kasus Penggelapan di PN Pontianak
Pengadilan Negeri (PN) Pontianak menyidangkan kasus penggelapan atas terdakwa Edi Handojo, mantan Direktur PT Terus Maju Bersama (PT TMB), dan Liliyanti sebagai mantan komisaris perushaan, Senin (18/10/2021). (Andi Ridwansyah/Insidepontianak.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pengadilan Negeri (PN) Pontianak menyidangkan kasus penggelapan atas terdakwa Edi Handojo, mantan Direktur PT Terus Maju Bersama (PT TMB), dan Liliyanti, sebagai mantan komisaris perushaan. Kedua pasangan suami istri ini melakukan penggelapkan aset perusahaan hingga perusahaan dirugikan senilai Rp1 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pontianak, Robin Hutagalu mengatakan, modus penggelapan aset yang dilakukan keduanya dengan cara memanfaatkan jabatan. PT TMB sendiri bergerak di bidang ekspedisi.

“Hasilnya ini, (red, hasil penggelapan) mereka gunakan untuk kepentingan pribadi. Nilai kerugian sementara Rp1 miliar. Itu ada aset dan hasil perusahaan tahun 2020,” kata Robin Hutagalu, ditemui usai sidang di PN Pontianak, Senin (18/10/2021). Agenda sidang kali ini, yaitu pembacaan eksepsi atau pembelaan bagi kedua terdakwa.

Robin menyebut, penggelapan yang dilakukan kedua terdakwa diketahui perusahaan setelah beberapa kali keduanya diajak Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, mereka tak pernah hadir.

“Saat dilakukan audit internal, untuk sama-sama audit, mereka tidak mau dan akhirnya mengundurkan diri,” ungkap Robin.

Pasca bukti-bukti itu didapat, kasus penggelapan aset ini pun dilaporkan ke Polresta Pontianak. Robin mengatakan, kedua terdakwa saat ini menjadi tahanan rumah atas penetapan Pengadilan Negeri Pontianak.

Sebelumnya, kedua terdakwa sempat ditahan di Polres Pontianak Kota. Lalu dilanjutkan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Pontianak oleh Kejaksaan. Atas kasus ini, merea didakwa dengan Pasal 374 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang penggelapan.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: