banner 468x60

Inggris Selidiki Pengambilalihan Perusahaan AS atas Grup Kedirgantaraan

  • Bagikan
Bruce Best, seorang detailer pesawat dengan AEM Group, membersihkan kaca depan jet bisnis VistaJet Global 7500 di Bandara Eksekutif Henderson selama NBAA Business Aviation Convention & Exhibition di Henderson, Nevada, AS, 12 Oktober 2021. (Ilustrasi/REUTERS)

Insidepontianak.com – Pemerintah Inggris meluncurkan penyelidikan atas pengambilalihan produsen suku cadang kedirgantaraan, Meggitt oleh perusahaan teknologi AS, Parker-Hannifin Corporation, dengan alasan masalah keamanan nasional.

Dilansir dari Voa Indonesia, Departemen Perdagangan Inggris pada Senin (18/10/2021) malam mengumumkan rujukan itu ke pengawas persaingan Inggris. Kesepakatan yang baru-baru ini diumumkan bernilai $8,7 miliar.

Menanggapi hal itu, Meggitt pada Selasa (19/10/2021) mengatakan terus berharap bahwa akuisisi akan selesai pada kuartal ketiga 2022.

Sementara itu, Otoritas Persaingan dan Pasar diminta untuk menyelidiki dan melaporkan temuannya sebelum itu, pada pertengahan Maret tahun depan.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (18/10), pemerintah mengatakan, Menteri Perdagangan Inggris, Kwasi Kwarteng “percaya bahwa pertimbangan keamanan nasional terkait kepentingan umum patut dipertimbangkan” sehubungan dengan pengambilalihan tersebut.

Parker menjanjikan sejumlah komitmen yang mengikat secara hukum kepada pemerintah Inggris mengenai kesepakatan tunainya, seperti memastikan bahwa Meggitt memenuhi kewajibannya saat ini kepada negara.

Hal itu terjadi ketika Inggris telah memerintahkan penyelidikan pengambilalihan perusahaan teknologi pertahanan Inggris Ultra Electronics oleh Cobham milik AS, dalam rangka mengkaji risikonya terhadap keamanan nasional. (**)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: