banner 468x60

Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Melawi Harap Santri Terus Berperan dalam Menjaga Ideologi Bangsa

  • Bagikan
Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 di Pondok Pesantren Bustanul Qur’an Nanga Pinoh, Jumat (22/10/2021). (Istimewa)

MELAWI, insidepontianak.com – Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa menghadiri sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 di Pondok Pesantren Bustanul Qur’an Nanga Pinoh, Jumat (22/10/2021).

Usfa Yursa dalam amanatnya mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Kabupaten Melawi.

“Saya ucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2021. Semoga seluruh santri di Kabupaten Melawi bisa terus berkarya untuk bangsa dan daerah,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan tema yang diangkat pada Peringatan Hari Santri Nasional pada tahun ini adalah ‘Santri Siaga Jiwa Raga’. Tema tersebut menjadi sangat penting dan relevan di era pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5M+1D, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan berdoa, serta ikut menjalani dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati berharap para santri terus berperan dalam menjaga ideologi bangsa.

“Jangan biarkan celah masuknya ancaman ideologi yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” harapnya.

“Siaga jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran islam yang rahmatan lil alamin, serta tradisi luhur bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para Santri karena pada tahun ini para santri juga mendapat kado istimewa dari pemerintah, dimana Presiden Jokowi telah meneken Perpres No. 82 Tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.

“Semoga dengan ditekennya Perpres tersebut semakin memudahkan pondok pesantren dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren”, ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak para santri mendoakan para pahlawan, terutama para ulama, kiai, dan santri yang syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. (Ril)

 

 

 

 

 

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: