banner 468x60

Konsumsi Ikan Rutin, Jaga Mental hingga Bisa Cegah Asma

  • Bagikan
Konsumsi ikan. suara.com
Konsumsi ikan. suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ikan adalah salah satu hewan laut yang jadi lauk andalan. Nah, faktaanya ada puluhan jenis ikan dengan berbagai rasa dan olahan masing-masing.

Namun, ikan adalah sumber makanan yang diabaikan bagi sebagian orang. Makan ikan adalah alternatif yang bagus selain makan daging merah. Lalu apa saja ya manfaat konsumsi ikan secara rutin?

Manfaat rutin konsumsi ikan adalah mendukung kesehatan jantung hingga memulihkan gejala depresi menjadi lebih baik. Lebih lanjut, simak nutrisi dan manfaat rutin konsumsi ikan seperti dirangkum dari laman WebMD, dikutip Suara.com.

Kandungan Nutrisi Ikan

Ikan adalah sumber protein yang bagus dan sangat penting untuk menjaga kesehatan otot, organ, dan pembuluh darah.

Perlu Anda ketahui bahwa protein membantu mendukung pertumbuhan rambut, pensinyalan hormon hingga pembelahan sel. Manfaat rutin konsumsi ikan ini digunakan oleh setiap sistem tubuh dalam satu atau lain cara.

Ikan juga kaya akan yodium yang merupakan mineral penting dan tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Yodium penting untuk fungsi tiroid dalam mengontrol nafsu makan dan sistem kekebalan tubuh.

Ikan secara umum juga merupakan sumber nutrisi yang baik seperti: Vitamin D, Vitamin B12, Zat Besi, Fosfor, dan Niasin.

Keuntungan dan Manfaat Rutin Konsumsi Ikan

Vitamin, mineral, dan asam lemak dalam ikan dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Vitamin B12 yang ada pada ikan sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel darah merah, reproduksi DNA, dan fungsi saraf.

Mengkonsumsi cukup vitamin B12 dikaitkan dengan risiko demensia dan penyakit jantung yang lebih rendah. Kekurangan vitamin B12 juga terkait dengan masalah seperti kelelahan kronis dan anemia.

1. Peningkatan Kesehatan Otak

Ikan kaya akan jenis lemak yang dikenal sebagai asam lemak omega. Lemak ini penting untuk menjaga kesehatan otak.

Memiliki kadar asam lemak omega-3 dalam darah yang rendah telah dikaitkan dengan percepatan penuaan otak, termasuk gejala seperti kehilangan memori dan gangguan kognitif. Faktanya, kadar asam lemak omega yang rendah ini telah dikaitkan dengan penyusutan otak selama penuaan.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Asam lemak omega juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Asam lemak omega-3 tampaknya terkait untuk mencegah dan mengurangi penyakit jantung koroner bila dikonsumsi secara teratur.

Asam lemak ini meminimalkan plak koroner, menurunkan kadar trigliserida, meningkatkan kolesterol baik, dan bahkan dapat membantu mengurangi tekanan darah.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Autoimun

Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, penyakit autoimun salah satunya diabetes tipe 1 ini terjadi saat imun atau kekebalan tubuh seseorang salah menyerang kemudian merusak jaringan tubuh yang masih sehat.

Sejumlah penelitian mencoba menghubungkan asupan omega-3 atau minyak ikan dengan penurunan risiko diabetes tipe 1 pada usia anak, lalu bentuk diabetes autoimun pada orang dewasa hingga usia tua.

4. Cegah Asma Pada Anak-anak

Berikutnya asma. Seperti yang kita ketahui, asma merupakan penyakit di mana salah satu tandanya yakni peradangan kronis di saluran udara.

Studi menunjukkan bahwa rutin konsumsi ikan dikaitkan dengan risiko asma 24% lebih rendah pada anak-anak, tetapi tidak ada efek signifikan yang ditemukan pada orang dewasa.

5. Melindungi Penglihatan Mata di Hari Tua

Degenerasi makula terkait usia/ Age-related macular degeneration (AMD) adalah penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan yang sebagian besar menyerang orang dewasa yang lebih tua.

Sejumlah bukti memperlihatkan bahwa asam lemak omega-3 dan juga ikan mampu melindungi seseorang dari penyakit tersebut.

Studi lain menemukan bahwa makan ikan berlemak sekali seminggu dikaitkan dengan penurunan 53% risiko AMD neovaskular.

6. Penurunan Risiko Depresi

Manfaat dari asam lemak omega juga bagus untuk mendukung kesehatan mental. Asam lemak omega-3 telah dikaitkan dengan pengurangan gejala depresi. Asam lemak omega telah dikaitkan dengan peningkatan efektivitas beberapa obat antidepresan.

Penelitian sedang memperdalam kemungkinan asam lemak omega ini membantu fungsi otak Anda lebih efisien.

Ikan itu enak dan mudah diolah. Untuk alasan ini, seharusnya ikan relatif mudah diolah dan dimasukkan dalam menu makanan sehat sehari-hari.

Manfaat rutin konsumsi ikan juga bisa kamu dapatkan berkat kandungan omega-3 dan minyak ikannya dengan cara dipanggang, digoreng, dibakar atau direbus.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: