banner 468x60

Bupati Melawi Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

  • Bagikan
Bupati Melawi H Dadi Sunarya Usfa Yursa mengambil sumpah/janji dan melantik 11 orang pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Selasa (25/9/2021) di Kantor Bupati Melawi. (Istimewa)

MELAWI, insidepontianak.com – Bupati Melawi H Dadi Sunarya Usfa Yursa mengambil sumpah/janji dan melantik 11 orang pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Selasa (25/9/2021) di Kantor Bupati Melawi.

Pelantikan tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Melawi, Kluisen, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi, Kapolres Melawi, LO Kodim 1205/Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW, dan Ketua DWP Kabupaten Melawi.

Adapun 11 pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut adalah Dr Daniel sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan. Jaya Sutardi sebagai Kepala BKPSDM Joko Wahyono sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah, Margitus Bemban sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Marsidi sebagai Kepala Dinas Sosial, Moh Syaiful Khair sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Nahru sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan, Oslan Junaidi sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, P R Benirobin sebagai Asisten Ekonomi dan Kesra Sekretaris Daerah, dan Syamsul Arifin sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Bupati Melawi, H Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari kehidupan organisasi untuk meningkatkan kembali kinerja dan produktivitas, serta bagian dari pembinaan karir pegawai negeri sipil.

“Rotasi, mutasi, dan promosi adalah hal biasa dalam jenjang karir. Semua berdasarkan kajian dari kinerja dari pejabat itu sendiri. Tidak ada kepentingan Bupati atau keluarga maupun golongan tertentu dalam pelantikan ini, melainkan sebagai upaya pemantapan organsisasi dalam ranka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar berjalan lebih baik,” ujarnya.

Bupati juga meminta kepada para pejabat yang telah dilantik untuk menyesuaikan diri pada instansi yang baru dipimpinnya, bekerja secara professional dengan integritas tinggi dan terus melakukan inovasi dengan memastikan penyerapan anggaran agar berujung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati menjelaskan bahwa pelantikan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, yaitu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, dan PermenpanRB Nomor 15 Tahun 2019, serta sudah melalui proses uji kompetensi, dan mendapatkan persetujuan atau rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan kepada para pejabat yang sudah dilantik juga harus memiliki standar kompetensi manajerial yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Segala sesuatu harus dikerjakan secara terukur dan akuntabel. Bersikaplah secara professional, berintegritas, dan terus berinovasi guna mendukung kinerja organisasi demi mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” pesannya. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: