Tiga Pekan Banjir di Sintang, Warga Mulai Terserang Penyakit Gatal-gatal

  • Bagikan
Kondisi banjir di Kabupaten Sintang. (BNPB)

SINTANG, insidepontianak.com – Sudah tiga pekan, banjir di Kabupaten Sintang tak kunjung surut. Ketinggian air masih berkisar satu sampai tiga meter. Kini, warga yang terdampak banjir pun mulai terserang penyakit.

“Warga mulai menderita gatal-gatal,” kata Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Sintang, Sugianto kepada insidepontianak.com, Minggu (14/11/2021).

Menurutnya, sebagian warga yang rumahnya terendam banjir sudah mengungsi. Hingga Sabtu (13/11/2021), BPBD Sintang mencatat, warga yang mengungsi sudah capai 32.919 jiwa. Adapun lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah sebanyak 100 titik.

Sementara, secara keseluruhan ada 87.854 warga yang terdampak banjir di Kabupaten Sintang. Korban banjir ini merupakan warga dari delapan kecamatan.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Sintang. Jumlah warga yang terdampak banjir di kecamatan ini capai 42.738 jiwa.

Sugianto menyampaikan, penyaluran bantuan makanan dan obat-obatan untuk warga terdampak banjir terus dilakukan secara satu pintu melalui Dinas Sosial.

“Untuk mengatasi dampak penyakit akibat banjir, seluruh Pusksesmas juga dilibatkan. Relawan dan mahasiswa juga dilibatkan untuk membantu evakuasi,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: