banner 468x60

Puluhan Produk UMKM Asal Indonesia Berhasil Diekspor ke Dubai

  • Bagikan
UMKM lokal sudah merambah pasar luar negeri. Suara.com
UMKM lokal sudah merambah pasar luar negeri. Suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Indonesia kembali menoreh kiprah di dunia internasional.

Terbaru, Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Swiss German University (SGU) mengirimkan puluhan produk UMKM/IKM asli Kabupaten Tangerang untuk dipamerkan di Dubai dan Busan, Korea Selatan.

Rektor Swiss German University, Filiana Santoso mengaku bangga terlibat dalam program kolaborasi akademisi, bisnis dan government (ABG) ini. Menurutnya, dengan berhasil mengekspor artinya produk UMKM/IKM Kabupaten Tangerang berkualitas.

“Langkah produk UMKM Tangerang go export itu semakin nyata dan semakin dekat. Terima kasih teman-teman IKM dan UMKM, produknya luar biasa,” jelas Filiana, dikutip Suara.com.

Dia mengatakan, produk yang sudah diekspor adalah ukiran fosil kayu sampai sepatu. Filiana mengatakan, program kolaborasi ini sukses mengirimkan 30 produk UMKM/IKM Kabupaten Tangerang ke pameran Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Busan Korea Selatan.

Selain itu ada 12 UMKM/IKM yang dikirim ke paviliun Indonesia pada ajang World Expo Dubai 2021 pada Januari 2022. Rektor SGU berharap langkah UMKM/IKM Kabupaten Tangerang ekspor ke berbagai pasar luar negeri ini bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tangerang.

“Kita bela dan beli produk Kabupaten Tangerang, yang sudah tersedia di etalase Bintang Gemilang,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa program kolaborasi Pemkab Tangerang dan SGU ini juga sedang mempersiapkan ekspor pelepah pisang ke Eropa. Jadi pelepah pisang ini dicari untuk mengawetkan dan menyimpan produk Wine supaya lebih bagus kualitasnya.

Dalam kesempatan ini, UMKM/IKM di Kabupaten Tangerang dilibatkan dalam memenuhi pasar pelepah pisang ke Eropa. Pemkab Tangerang dan SGU melatih pelaku UMKM/IKM untuk bisa mengemas pelepah pisang yang sesuai dengan keinginan pasar Eropa.

Ketua Tim Kerja Akselerasi Kampus Merdeka Kemendikbud, Ahmad Adhitya menyambut baik kolaborasi Pemkab Tangerang dengan SGU.

Program ini menunjukkan kampus berkontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam pembangunan dan pemberdayaan UMKM/IKM.

“Program Kedaireka ini membiayai program, Kemendikbud ingin terlibat langsung dari sisi SDM dan proses pendanaannya,” katanya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: