Wabup Apresiasi Semarak 1.000 Vaksinasi yang Digelar MABM Mempawah dan BINDA Kalbar

  • Bagikan
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri ‘Semarak 1.000 Vaksinasi’ yang digelar Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Barat, Kamis (18/11/2021) di Rumah Budaya Melayu Mempawah. (Istimewa)

MEMPAWAH, insidepontianak.com– Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri ‘Semarak 1.000 Vaksinasi’ yang digelar Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Barat, Kamis (18/11/2021) di Rumah Budaya Melayu Mempawah.

Wabup Muhammad Pagi mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BINDA Kalimantan Barat dan MABM Kabupaten Mempawah, yang telah menyelenggarakan vaksinasi secara serentak di Kabupaten Mempawah khususnya di Kecamatan Mempawah Hilir.

Seperti diketahui, ungkap Wabup Kabupaten Mempawah dalam cakupan vaksinasi masih berada di urutan yang ke-12 se-Kalimantan Barat.

“Secara persentase, cakupan vaksinasi di Kabupaten Mempawah baru mencapai 31,34 persen, walaupun masih jauh berada dari target 70 persen, namun kita tetap optimis bisa tercapai,” ujar Wabup.

Lebih lanjut, Wabup menyoroti capaian vaksinasi di tiga Kecamatan yang masih terbilang rendah, yaitu Kecamatan Mempawah Hilir, Sungai Pinyuh, dan Jungkat.

“Untuk itu, kita fokus menggencarkan vaksinasi di tiga Kecamatan tersebut. Mudah-mudahan dengan bantuan serta dukungan dari BINDA Kalbar rangking untuk Kabupaten Mempawah semakin meningkat,” harapnya.

Wabup mengimbau kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dan mengajak keluarga serta tetangganya yang belum divaksin, agar segera melakukan vaksinasi di lokasi-lokasi yang telah disediakan.

“Ayo segera lakukan vaksinasi, ini demi menjaga keluarga kita dan masyarakat,” tegasnya.

Wabup juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita-berita di media sosial tentang kabar hoaks seputar vaksinasi.

“Berita hoaks itu merupakan upaya dari pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menghambat program pemerintah yang ingin melindungi masyarakat. Insya Allah vaksin itu aman dan halal,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua MABM Mempawah, Ria Mulyadi, mengucapkan terima kasih kepada BINDA Kalbar dan Pemkab Mempawah, karena telah melibatkan pihaknya menyukseskan program percepatan vaksinasi.

Ia juga meminta masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menyukseskan program vaksinasi di Kabupaten Mempawah.

“Saya harap masyarakat jangan takut divaksin. Karena itu aman, dan bisa memperkuat tubuh dalam melawan virus COVID-19,” ujarnya.

Seperti kita ketahui bersama, ungkapnya sampai saat ini masih ada masyarakat yang tidak mempercayai adanya COVID-19. Padahal anggapan itu keliru, karena virus tersebut nyata adanya, dan sudah banyak memakan korban jiwa.

“Untuk itu, mari kita berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT agar COVID-19 cepat berlalu, dan perekonomian kita bisa bangkit kembali,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabag Ops BINDA Kalbar, Letkol. Kav. Dodi Syamsurizal, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Mempawah, serta tamu undangan lainnya. (Ril)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: