banner 468x60

Jawab Kritikan Bupati Satono yang Jengkel Terhadap Kinerjanya, Kepala Kemenag Sambas: Saya Positif Thinking Saja

  • Bagikan
Sipni
Kepala Kemenag Sambas, Sipni. (Facebook Sipni).

SAMBAS, insidepontianak.com – Kepala Kemenag Sambas, Sipni menjawab santai atas kritikan Bupati Satono yang jengkel terhadap kinerjanya, karena dinilai kurang turun ke lapangan melihat langsung masalah sosial masyarakat. Sehingga, pembinaan keagaaman dianggap tak maksimal.

“Saya positif thingking saja, ya,” ujar Sipni kepada insidepontianak.com, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, setiap instansi punya kebijakan masing-masing. Sesuai aturan dan arahan atasan. Apalagi Kemenag yang merupakan instansi vertikal. Ada sistem koordinasi kerja yang harus selaras dengan pimpinan tingkat atas.

“Sama dengan Pengadilan Agama (PA), Pengadilan Negeri (PN), Kejaksaan, TNI dan Polri,” katanya.

Sipni berdalih, pandemi Covid-19 tidak bisa dijadikan parameter untuk mengukur kinerja suatu instansi berhasil atau tidak. Dia berpendapat pandemi Covid-19 adalah tugas pokok Dinas Kesehatan.

“Kalau ingin mengukur kinerja itu bukan dari Covid, karena Covid sudah ada Dinkes seagai ketua satgas,” ucapnya.

Sipni menjamin, Kemenag Sambas tetap bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam pembinaan keagamaan. Contohnya kata dia, pembinaan terhadap Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Saya kira biarlah Bupati menilai demikian, yang penting bagi saya Kabupaten Sambas ini rukun, damai dan tentram, kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” katanya.

Karenanya, Sipni mendoakan, semoga Kabupaten Sambas selalu maju. Sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, Satono-Rofi.

Komentar
Penulis: Ya' Muh Nurul AnshoryEditor: Abdul Halikurrahman
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: