banner 468x60

Aturan PPKM Level 3 Nataru Menaungi Berbagai Prokes

  • Bagikan
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.(Istimewa)

JAKARTA, insidepontianak.com – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru dalam waktu dekat, Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk semua wilayah di Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, pada prinsipnya PPKM level 3 menaungi berbagai macam penerapan protokol kesehatan. Dan hal ini dilakukan demi menjaga agar aktivitas masyarakat dilakukan dengan hati-hati dengan penerapan 3M, yakni menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan. Kemudian skrining kesehatan, pengaturan mobilitas dan lain-lain.

“Periode Nataru memiliki resiko terjadinya peningkatan kasus akibat kecenderungan aktivitas sosial masyarakat yang meningkat. Maka dari itu, perlu dilakukan penyamaan level PPKM secara serentak agar kegiatan sosial masyarakat dapat berlangsung aman Covid-19,” kata Wiku dalam keterangan pers, kemarin.

Di samping itu, pemerintah juga mengimbau agar semua lapisan masyarakat mendukung upaya penanganan pandemi dengan turut menjaga kondisi yang tengah terkendi.

Dan utamanya bersama bahu membahu mencegah lonjakan kasus di periode Natal dan Tahun Baru. Kerja sama yang erat antara seluruh elemen masyarakat dan juga unsur pemerintah sangat dibutuhkan.

Sebab, seluruh elemen baik masyarakat maupun pemerintah memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan dampak positif dari kebijakan pengendalian Covid-19.

“Seluruh elemen masyarakat harus disiplin dan bertanggungjawab sehingga pandemi ini dapat terus terkendali,” pungkas Wiku.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono tidak ingin momen libur Nataru pada akhir tahun nanti menjadi pintu masuk gelombang ketiga Covid-19 di Pontianak.

Dia menyambut positif penerapan terkait PPKM level 3, sesuai arahan pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Tito Karnavian.

“Dengan tujuan agar setelah liburan Natal dan Tahun Baru nanti tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini mulai landai kasusnya,” kata Edi di Pontianak, Rabu (24/11/2021).

Edi mengatakan, saat ini kasus Covid-19 di Kota Pontianak memang sudah landai. Bisa dibilang sudah masuk kategori zona hijau.

Kondisi ini sudah berjalan hampir dua bulan, ditandai dengan semakin berkurangnya pasien di rumah sakit maupun rusunawa.

“Meski demikian, masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes),” tandasnya. (And)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: