banner 468x60

Kuota Pupuk Subsidi Tak Cukup, DPKPP Mempawah Sarankan Petani Pakai Pupuk Cair

  • Bagikan
Ilustrasi sawah. (wikipedia)
Ilustrasi sawah. (wikipedia)

MEMPAWAH, insidepontianak.com -Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Gusti Basrun, mengakui jumlah alokasi kuota pupuk bersubsidi tidak mampu mencukupi kebutuhan seluruh petani di Mempawah.

Bukannya berupaya memenuhi kebutuhan pupuk subsidi untuk petani, Gusti Basrun malah menyarankan agar petani yang tidak kebagian pupuk subsidi agar beralih ke penggunaan pupuk organik cair.

“Tahun 2021, kuota pupuk subsidi memang terbatas. Hanya mampu memenuhi kebutuhan 40 persen petani di Kabupaten Mempawah. Karenanya sejak tahun lalu kita sudah mensosialisasikan agar petani beralih ke penggunaan pupuk organik cair,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Gusti Basrun mengatakan, untuk distribusi pupuk subsidi tidak ada masalah di Mempawah. Sebab, di setiap kecamatan ada 1 sampai 2 pengecer.

Kemudian masalah kurangnya jumlah kuota pupuk subsidi tersebut, dia mengatakan jumlah itu sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dan Perindag.

Terperinci dia menjelaskan, kuota pupuk subsidi Mempawah 2021 yakni, UREA 1.400 ton, SP-36 sebanyak 8 ton, ZA tidak ada, NPK 3.462 ton, pupuk organik granul 100 ton dan pupuk organik cair 1.079,38 liter.

Kemudian, standar kebutuhan petani per hektar untuk sekali panen sebanyak UREA 200 kg, SP-36 sebanyak 100 kg, Kcl sebanyak 75-100 kg, NPK (Phonska) 300 kg. Lalu total lahan pertanian yang digarap petani di Mempawah kurang lebih 12.341 ha.

“Setahun, petani melakukan 2,5 kali tanam. Artinya, kita harus mempersiapkan pupuk subsidi untuk kebutuhan 30.451 ha dalam setahun,” kata Gusti Basrun.

Jika dihitung kata dia, dalam setahun kebutuhan pupuk subsidi petani di Mempawah yakni UREA 6.090 ton, SP 3.451 ton dan Kcl 3.451 ton.

“Jika dibandingkan dengan kuota yang didistribusikan, maka masih sangat jauh kekurangannya,” ucapnya. (Yak)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: