banner 468x60

Pemkot Pontianak Siap Laksanakan Kebijakan PPKM Level 3

  • Bagikan
Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono. dok
Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono. dok

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota Pontianak siap jalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Penerapan PPKM level 3 sendiri akan mulai dilaskanakaan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2021. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut, pemberlakuan PPKM level 3 merupakan upaya mencegah terjadinya penularan Covid-19 gelombang ketiga di masa libur Natal dan Tanuh Baru (Nataru).

“Tentu ada pertimbangan-pertimbangannya yakni menekan angka penularan selama libur Nataru sehingga tidak terjadi lonjakan kasus,” ucap Edi Rusdi Kamtono, Rabu (24/11).

Untuk diketahui, kasus penularan Covid-19 di Kota Pontianak saat ini masih cukup melandai dan terkendali. Sebagian besar wilayah di Kota Pontianak sudah berada di zona hijau. Namun begitu, kewaspadaan harus terus dilakukan semua pihak. Penerapan protokol kesehatan tak boleh lemah.

Dengan mulai diterapkannya PPKM Level 3 nantinya, maka pembatasan-pembatasan sesuai yang telah diatur dalam Inmendagri itu akan diterapkan.

“Pembatasan-pembatasan itu selama dua sampai tiga pekan sejak aturan itu mulai diberlakukan,” tegasnya.

Terkait larangan cuti selama berlakunya PPKM Level 3, Pemkot Pontianak akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Meskipun cuti adalah hak Aparatur Sipil Negeri (ASN), namun kebijakan pemerintah dengan melarang cuti pada saat Nataru merupakan langkah pencegahan melonjaknya kasus Covid-19.

“Larangan tersebut sesuai dengan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021,” pungkasnya.

Sebabagai informasi, ada beberapa larangan yang diatur dalam Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021. Di antarnya, larangan cuti bagi ASN, TNI, Polri, karyawan BUMN dan karyawan swasta. Larangan menggelar kegiatan seni budaya dan olahraga, larangan pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year.

Baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan, larangan perayaan Nataru di pusat perbelanjaan dan mal dan larangan pesta perayaan dengan kerumunan di tempat wisata, baik terbuka maupun tertutup. Larangan itu berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. (Abdul Halikurrahman)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: