banner 468x60

Santri Remaja di Pontren Al Mukhlishin Antibar Diminta Jangan Nikah Muda

  • Bagikan
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah, Mi'rad dalam kegiatan bimbingan perkawinan pra nikah remaja terhadap 478 orang santri tingkat Madrasah Aliyah. Ist
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah, Mi'rad dalam kegiatan bimbingan perkawinan pra nikah remaja terhadap 478 orang santri tingkat Madrasah Aliyah. Ist

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Santri remaja di Pondok Pesantren Al Mukhlishin Antibar, Kabupaten Mempawah diminta tidak menikah muda.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah, Mi’rad dalam kegiatan bimbingan perkawinan pra nikah remaja terhadap 478 orang santri tingkat Madrasah Aliyah.

“Saya minta santri remaja di Pondok Pesantren Al Mukhlishin ini jangan menikah muda. Belajarlah dulu dengan sungguh-sungguh dan fokus menimba ilmu ,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Jika tiba waktunya untuk menikah kata Mi’rad, dia sarankan agar memilih pasangan yang kokoh imannya dan tangguh mengamalkan agamanya.

“Jadikanlah ilmu agama yang diperoleh di pondok pesantren sebagai bekal untuk membina rumah tangga dan bekal penting dalam mendidik anak,” katanya.

Mi’rad mengatakan, dia mengerti betul bagaimana kehidupan sosial para remaja di pesantren. Sebab, dia dulunya juga seorang santri. Karenanya dia ingin santri-santri memiliki masa depan yang cerah. (Yak)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: