banner 468x60

Sekolah Diimbau Berperan Aktif Bantu Pencegahan Covid-19

  • Bagikan
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.(BNPB)

JAKARTA, insidepontianak.com – Pemerintah berharap pihak sekolah berperan aktif dalam membantu upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah. Pemerintah mendorong pihak sekolah untuk menggencarkan pencatatan dan pelaporan kasus secara aktif atau efektif surveilans.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, upaya-upaya yang dapat dilakukan seperti testing secara periodik dan melakukan tracing (penelusuran kasus) segera jika ada siswa atau tenaga pendidik yang tertular.

Selain itu diharapkan pihak sekolah selalu memastikan implementasi protokol kesehatan bagi seluruh unsur disekolah.

“Protokol kesehatan harus dijalankan dimulai dari rumah saat perjalanan dan saat beraktivitas di sekolah,” katanya dalam keterangan pers, kemarin.

Pihak sekolah juga diminta melakukan penyelarasan dengan peningkatan cakupan vaksinasi. Dan khususnya bagi tenaga pendidik dan anak sekolah yang sudah memenuhi kriteria untuk divaksin.

Sementara itu, Pemerintah Kota Pontianak, secara berkala mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada masa pandemi Covid-19.

“Hingga saat ini pemberlakuan PTM (pembelajaran tatap muka) di sekolah-sekolah di Pontianak masih lancar-lancar saja,” kata Edi.

Edi menyebutkan, belum banyak keluhan-keluhan yang berarti dan aktivitas di sekolah juga semakin leluasa, yang tadinya kehadiran siswa 25 persen kini sudah menjadi 50 persen.

Dia mengemukakan pembelajaran tatap muka dilaksanakan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Ia menyebutkan meski angka kasus penularan Covid-19 sudah menurun, warga harus tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Walaupun jumlah pasien di rumah sakit sudah menurun, namun kondisi darurat pandemi Covid-19 belum dicabut, sehingga tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas,” kata dia.

Pemerintah Kota Pontianak, imbuh Edi, juga terus menjalankan upaya-upaya untuk mencegah dan menanggulangi penularan Covid-19, termasuk menggiatkan pelaksanaan vaksinasi supaya cakupannya bisa mencapai 80 persen pada akhir 2021 mendatang. (And)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: