banner 468x60

Study Trip ke ASRI, Pokja REDD+Papua Dapat Banyak Pengalaman

  • Bagikan
Kelompok Kerja REDD+ Papua menerima kunjungan dan study trip dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua
Kelompok Kerja REDD+ Papua menerima kunjungan dan study trip dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua. Ist

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Dalam rangka pengembangan program, Kelompok Kerja (Pokja) REDD+ Papua melakukan kunjungan dan study trip ke Alam Sehat Lestari (ASRI) Kabupaten Kayong Utara.

Kunjungan tersebut terdiri dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, dan sejumlah instansi dan lembaga provinsi tersebut sejak tanggal 25-27 November 2021.

Pokja REDD+Papua ini adalah kelompok yang berkonstentrasi dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca, serta penguatan kapasitas kelembagaan dan pertukaran pengetahuan untuk pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) di Tanah Papua.

Sementara Alam Sehat Lestari (ASRI), adalah sebuah lembaga non-profit yang bekerja di bidang konservasi hutan dan kesehatan di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat yang aktif menggencarkan kampanye hutan dan lingkungan.

Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Estiko Tri Wiradyo mengaku terkesan terkesan dengan konsep eco-polybag yang sangat inovatif. Ini katanya cocok dengan kondisi di Papua.

“Karena sebagian mama-mama di kampung-kampung di Papua sangat terampil dan tinggal diberdayakan untuk tujuan penanaman yang sehat lingkungan,” katanya.

Direktur Eksekutif ASRI, Nur Febriani, mendukung DKLH Provinsi Papua, Balai Besar KSDA Provinsi Papua dan Papua Barat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Pokja REDD+ tingkat provinsi.

Nantinya, dalam study trip ini bisa melihat dari dekat bagaimana ASRI mendukung pemerintah untuk melestarikan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selama perjalanan study, para peserta akan melihat langsung bagaimana menerapkan hasil praktik mendengarkan masyarakat sebagai pendekatan ASRI dalam kegiatan reforestasi, mata pencaharian alternatif bagi mantan-mantan pelaku penebang liar pendidikan konservasi dan kesehatan.

“Pelatihan pertanian organik, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar hutan,” ungkapnya.

Kegiatan study trip ini didukung oleh GIZ-FORCLIME yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi, KPH, POKJA REDD+ Kalimantan Barat, dan ASRI yang bekerjasama mendukung Taman Nasional dalam pengelolaan kawasan.

Selain itu, ASRI kini juga memiliki program bekerjasama dengan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) di Sintang dan Melawi.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: