DPRD Tolak APBD 2022, Fransiskus: Sudah Sesuai Mekanisme

  • Bagikan
Fransiskus, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang. Selasa (30/11/2021). Baruna
Fransiskus, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang. Selasa (30/11/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus angkat bicara menyoal tak disetujuinya APBD Tahun 2022 oleh legislatif.

Penolakan itu terjadi saat sidang Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 di gelar Di Aula Kantor DPRD Kabupaten Bengkayang, Senin Malam.

Kata Fransiskus, pada sidang tersebut dibahas mengenai pengambilan keputusan persetujuan terhadap APBD Tahun 2022. Itu sesuai mekanisme yang ditentukan dalam mendapatkan keputusan persetujuan.

“Yaitu dengan kehadiran anggota DPRD, sudah memenuhi ketentuan kehadiran anggota dua pertiga dari jumlah anggota, bahkan lebih dalam jumlah kehadiran,” katanya, Selasa (30/11/2021).

Dirinya menjelaskan, ketentuan rapat sudah dijalankan dengan porsi suara sesuai fakta rapat. Rapat paripurna tersebut dihadiri 27 anggota DPRD dengan sejumlah fraksi.

Dari anggota yang hadir, ada 9 orang yang mewakili Fraksi Golkar dan Gerindra menyetujui. Sementara lainnya, 18 orang dari sejumlah fraksi menolak.

“Dari 9 itu, terdiri dari fraksi Gerindra 5 orang, dan Golkar 4 orang. Sementara fraksi lain menolak dan itu hak politik,” tambahnya.

Dalam waktu dekat ini, pimpinan DPRD Kabupaten Bengkayang dan Bupati Bengkayang akan duduk satu meja menggelar mediasi dengan gubernur sebagai pembina.

“Masih ada tahapan selanjutnya, kita ikuti mekanismenya,”tutup Fransiskus. (Baruna)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: