Juhermi Thahir: Pelestari Seni Tari Melayu Kalbar yang Tetap Eksis di Usia Senja

  • Bagikan
Juhermi Tahir, Pelestari Seni Tari Melayu yang masih eksis meski tak lagi muda. Ist
Juhermi Tahir, Pelestari Seni Tari Melayu yang masih eksis meski tak lagi muda. Ist

Tanggal 22 November 2021 boleh jadi merupakan salah satu momen paling bersejarah dalam dunia kesenian di Kalimantan Barat. Bagaimana tidak? Pada hari itu sebuah pementasan dan diskusi daring menjadi saksi kembalinya sebuah kesenian tari yang sempat dianggap ‘punah’, Tari Jepin Gerangkang namanya.

Terdengar asing? Mungkin sebagian dari kita merasa demikian ketika mendengar kata tersebut. Nama Jepin mungkin akrab di telinga, tapi nama ‘Jepin Gerangkang’ tak banyak dari masyarakat Kalbar yang tahu dan mengingatnya.

Wajar saja, tari ini terakhir muncul pada tahun 80an. Seiring waktu, tarian itu perlahan menghilang dari masyarakat. Wujudnya tak pernah lagi tampak selama beberapa dekade, sebelum akhirnya beberapa penggiat seni mencoba merekonstruksi hingga munculnya kembali tari ini pada hari bersejarah tersebut.

Lantas siapakah sosok dibalik momen bersejarah itu? Sosok yang dikenal sepuh ini mendedikasikan hidupnya untuk kesenian daerah tanpa kenal lelah. Meski usianya 62 tahun, tak ada yang meragukan kiprah dan minat besarnya untuk tarian Melayu, agar tetap hidup dan eksis.

Juhermi Thahir dan tim usai pagelaran tari Jepin Gerangkang
Juhermi Thahir dan tim usai berfoto bersama usai membawakan tari Jepin Gerangkang yang sempat punah. Ist
Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: