Herry Iskandar Ketua Umum IOF Ketapang

  • Bagikan
Herry Iskandar terpilih menjabat sebagai Ketua Umum Indonesia Off Road Federarion (IOF) Kabupaten Ketapang. Terpilihnya Herry Iskandar yang sebelumnya menjabat Pj Ketua IOF Ketapang ini melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang ke-3,
Herry Iskandar terpilih menjabat sebagai Ketua Umum Indonesia Off Road Federarion (IOF) Kabupaten Ketapang. Ist

KETAPANG, insidepontianak.com – Herry Iskandar terpilih menjabat sebagai Ketua Umum Indonesia Off Road Federarion (IOF) Kabupaten Ketapang.

Terpilihnya Herry Iskandar yang sebelumnya menjabat Pj Ketua IOF Ketapang ini melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang ke-3, Minggu (12/12) di ruang rapat kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ketapang.

Saat dikonfirmasi, Ketum IOF Ketapang, Herry Iskandar mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk menjadi Ketua Umum IOF Ketapang.

“Saya berterima kasih diberi amanah ini. Terlebih offroad roda 4 merupakan satu diantara cabang olahraga rekreasi Indonesia yang juga ada di Ketapang,” terangnya.

Herry melanjutkan, dirinya berharap IOF yang menjadi wadah pecinta olahraga offroad ke depan dapat melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) baik dengan menggelar event kompetisi maupun dalam mendukung kepariwisataan serta aksi sosial yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap ini tidak sebatas olahraga tapi juga sebagai wadah mengenalkan wisata ke masyarakat luas melalui offroad. Selain itu, ke depan kita akan membentuk Tim Rescue yang akan bergabung dalam kegiatan Pemerintah untuk Membantu bencana alam dan sebagainya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Febriadi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muscab IOF Ketapang yang ke-3 sekaligus terpilihnya kepengurusan IOF yang baru.

“Kita minta ke depannya Pemerintah Daerah dapat memperhatikan kegiatan-kegiatan seperti ini,” katanya.

Febriadi yang juga Penasehat IOF Ketapang berharap agar IOF Ketapang tidak hanya melaksanakan kegiatan yang monoton namun bisa lebih innovatif khususnya kegiatan yang dapat membantu sektor pariwisata serta dapat membantu dalam hal lainnya yang berdampak positif bagi daerah. (Fauzi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: