Langgar Perjanjian Kerja Sama, PT SBI Divonis Bayar Ganti Rugi Rp7,2 M kepada PT RIM

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi. (Suara.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pengadilan Negeri (PN) Pontianak memvonis PT Sukses Bintang Indonesia (SBI) bersalah dan dituntut membayar kerugian akibat wanprestasi yang dilakukannya kepada PT Ratu Intan Mining (RIM) sebesar Rp7,2 Miliar. Putusan itu dibacakan Majelis Hakim PN Pontianak, Selasa (14/12/2021).

Kuasa Hukum PT RIM selaku penggugat, Andreas mengucapkan rasa syukur atas putusan yang diberikan majelis hakim terkait gugatan yang dilakukan pihaknya terhadap PT SBI.

“Putusan hakim sesuai fakta persidangan, yang mana, hakim memutus perkara dengan mengabulkan permohonan kita, meskipun hanya sebagian,” kata Andreas kepada insidepontianak.com.

Menurutnya, sebelumnya pihaknya menuntut PT SBI sebesar Rp15 miliar, dengan bunga 6 persen. Namun, majelis hakim memutus sebagian dari tuntutan itu.

“PT SBI dinilia melanggar perjanjian kerjasama, atau wanprestasi dan divonis membayar ganti rugi kepada kami sebesar Rp7,2 Miliar,” ucapnya.

Untuk itu, Andreas meminta, agar pihak PT SBI bisa menghormati putusan majelis hakim. Dengan sesegera mungkin membayar ganti rugi tersebut.

“Mereka bisa melakukan upaya hukum, misalkan banding. Yang jelas jika tidak ada upaya hukum lain, maka harus segera dibayar. Kalau ada, kita tunggu putusannya. Tapi, intinya hakim telah memvonis. Tinggal kita liat itikad baik tergugat. Kalau tidak ada, kita bisa lakukan penyitaan aset,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: