Cuaca Ekstrem, Nelayan Pesisir Bengkayang Libur Melaut

  • Bagikan
Nelayan Karimunting
Kapal nelayan di Desa Karimunting, Bengkayang, tampak bersandar tak melakukan aktivitas di laut, karena cuaca ekstrem, Selasa (11/1/2022). (Ist)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Angin kencang disertai hujan masih melanda wilayah pesisir Kabupaten Bengkayang. Gelombang di laut cukup ekstrem. Akibatnya, nelayan tarpaksa menunda untuk melaut.

“Hampir sebagian besar nelayan di sini, tak melaut mencari ikan. Karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan akibat cuaca ektrem,” kata Darul Fadli, salah satu nelayan di Desa Karimunting, Bengkayang, Selasa (11/1/2022).

Darul sendiri mengaku, sudah sepekan tak melaut, meski beberapa rekannya ada yang nekat menangkap ikan di tengah cuaca tak menentu. Akibatnya, pendapataan menurun. Darul berharap, dalam sepekan ke depan cuaca kembali normal.

“Saya memang tidak mau nekat melaut, karena cuaca berubah-ubah. Ini demi keselamatan,” ucapnya.

Sementara, untuk mengisi waktu, hari-hari Darul merawat kapal dan peralatan tangkapnya. Supaya, saat cauca membaik ia sudah siap menangkap ikan, agar mendapat hasil yang maksimal.

“Kita berharap pemerintah daerah dapat membuat program-program yang dapat membantu para nelayan bertahan hidup. Dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tepat dan memerlukan,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: