Bupati Satono Libatkan Seluruh Perusahaan Genjot Cakupan Vaksin di Sambas

  • Bagikan
Bupati Kabupaten Sambas, Satono. Ist
Bupati Kabupaten Sambas, Satono. Ist

SAMBAS, insidepontianak.com – Cakupan vaksinasi di Kabupaten Sambas belum sampai 70 persen. Dari 446 ribu lebih sasaran vaksin, baru 300 ribu lebih yang menerima suntikan vaksin pertama. Guna menggenjot cakupan tersebut, Bupati Sambas, Satono, melibatkan seluruh perusahaan yang ada, dalam rangka mempercepat program vaksinasi massal.

Perihal itu disampaikan Bupati Satono saat rapat membahas percepatan capaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pimpinan perusahaan yang ada di Kabupaten Sambas pada Minggu 9 Januari 2022.

“Saya ingin setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Sambas terlibat langsung dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 terutama dalam program vaksinasi massal kepada karyawannya, ini sudah saya sampaikan pada rapat hari Minggu kemarin,” kata Bupati Satono, Kamis (13/1/2022).

Bupati Satono mengatakan, keterlibatan perusahaan untuk menggenjot vaksinasi di Kabupaten Sambas sangat penting. Sebab, setiap perusahaan punya kewenangan yang bisa mengintervensi dan memotivasi karyawannya, untuk mengikuti anjuran pemerintah, dalam rangka percepatan vaksinasi massal.

“Hari demi hari, pandemi ini terus berjalan dan belum ada tanda-tanda akan berakhir, sebagai pemerintah, setiap hari kita dituntut bekerja secara profesional dan proporsional. Saya salut dengan TNI dan Polri selama pandemi ini telah berjuang keras mengajak masyarakat agar divaksin. Demikian juga dengan perusahaan yang sudah melaksanakan vaksinasi massal, saya sangat berterimakasih,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Fatah Maryunani mengatakan, masih banyak warga yang tidak mau divaksin. Terutama yang lanjut usia, karena merasa tidak akan bepergian ke mana-mana.

“Sebenarnya ini adalah mindset yang salah. Justru mereka yang lansia inilah yang beresiko tinggi terpapar Covid-19 dan menjadi sasaran prioritas untuk divaksin. Kita akan terus gencarkan sosialisasi ke masyarakat, dengan ajakan, imbauan dan reward bagi yang bersedia divaksin,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: