Selasa, Maret 5, 2024
BerandaPendidikanPengabdian Pada Masyarakat S2 Ilmu Politik Untan Gandeng KPU Provinsi Kalbar, Bikin...

Pengabdian Pada Masyarakat S2 Ilmu Politik Untan Gandeng KPU Provinsi Kalbar, Bikin Acara Bertajuk Ngopi Darat

KUBURAYA, insidepontianak.com – Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan Mahasiswa Strata 2 (S2), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Program Ilmu Politik Universitas Tanjungpura (Untan), menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat dengan membuat acara Ngopi Darat.

Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat, merupakan aganda wajib yang dilaksanakan mahasiswa, sebelum menyelesaikan pendidikan tingkat Master.

Kegiatan PPM di Desa Sungai Malaya, dilaksanakan dengan kegiatan sosialisasi pemilih pemula, dan bertajuk Ngopi Darat.

Ngopi Darat merupakan singkatan dari “Ngobrol Pemilu, Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat.” Kegiatan Ngopi Darat ini, merupakan yang pertama kali di tahun 2023.

“Dinamakan Ngopi Darat, karena kita di Pontianak dan Kalbar, terkenal dan selalu ada kegiatan ngopi,” kata Ramdan, Ketua KPU Kalbar.

Dulu, kata Ramdan, ada kegiatan komunikasi melalui interkom atau radio. Kalau sudah satu frekuensi, orang bisa saling berbincang dan ngobrol.

Tujuan kegiatan Ngopi Darat merupakan pendidikan untuk partisipasi masyarakat dalam pemilu. Terutama pemilih pemula.

“Karena 59 pemilih didominasi pemilih Milenial dan Gen Z,” kata Ramdan.

Salah satu tahapan dalam pemilu adalah dengan Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih), merupakan petugas yang dibentuk oleh PPS untuk melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih, pada tahapan Pemilu dan Pemilihan.

“Kalau belum terdaftar, segera datangi Pantarlih,” kata Ramdan.

Pencocokan dan penelitian (Coklit) dilaksanakan oleh Pantarlih, dimulai 12 Februari dan berakhir pada 14 Maret 2023.

Tak hanya bagi pemilih pemula, sosialisasi juga dilakukan untuk generasi internet. Generasi internet merupakan orang yang selalu terhubung dengan informasi dari internet. Saat ini, orang semakin terhubung dengan internet dengan adanya telepon pintar atau smartphone.

“Karena itu, pendidikan bagi pemilih dengan basis teknologi yang sudah ada, kami harus adaptif,” kata Ramdan.

Meski begitu, sukses atau tidaknya sebuah pemilu, tergantung kepada kesadaran warga untuk memilih dalam pemilu. Namun, kesadaran politik dan kepercayaan terhadap sistem pemilu, merupakan unsur penting dalam partisipasi masyarakat di pemilu.

Dalam kegiatan sosialisasi pemilih pemula di Desa Sungai Malaya, dihadiri semua anggota KPU. Yaitu, Mujiyo, Erwin Irawan, Lomon, Zaenab. Setelah pembukaan acara, para komisioner dan anggota KPU Provinsi Kalbar, izin undur diri untuk menghadiri sebuah acara.

Dalam kegiatan Ngopi Darat, Anggota Komisioner KPU Provinsi Kalbar, Lomon menjadi pembicara di Balai Desa Sungai Malaya.***

RELATED ARTICLES

Berita Populer